• Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
Suara Investigasi
Advertisement
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
Suara Investigasi
No Result
View All Result
Home Daerah

Dari Cikarang ke Subang Demi Festival Jaipongan Galuh Pakuan Cup

suarainv by suarainv
Desember 21, 2025
in Daerah
0 0
0

SUBANG — Media Suarainvestigasi.com – Bagi Dian, perwakilan Sanggar Melati Cikarang, Kabupaten Bekasi, Festival Galuh Pakuan Cup Seri IX bukan sekadar lomba tari. Ajang ini, kata dia, telah menjelma menjadi ruang pembelajaran kolektif, tempat anak-anak belajar sportivitas, memperluas jejaring, dan menyerap ragam kreativitas jaipongan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Buat kami, ini bukan ajang main-main. Ini ajang bergengsi. Menang itu bonus, kalah itu pengalaman,” ujar Dian saat ditemui di sela-sela festival. Ia menegaskan bahwa nilai utama dari festival ini justru terletak pada proses belajar, bukan sekadar hasil lomba.

Menurut Dian, Festival Galuh Pakuan Cup telah diikuti Sanggar Melati selama lima tahun berturut-turut. Dalam rentang waktu itu, ia melihat transformasi besar: dari festival regional menjadi barometer jaipong tingkat nasional. Lonjakan peserta yang mencapai ribuan orang menjadi bukti nyata.

“Animonya luar biasa. Salah satu faktornya karena gratis, tidak ada biaya pendaftaran. Itu membuat semua sanggar, besar dan kecil, punya kesempatan yang sama,” katanya.

Jaipongan Kreasi, Tradisi yang Diperbarui

Dian menilai, keberhasilan festival ini juga terletak pada keberaniannya membuka ruang jaipongan kreasi. Variasi gerak, kostum, rias, dan koreografi berkembang pesat tanpa meninggalkan akar tradisi Sunda.

“Sekarang anak-anak jadi cinta tradisi. Mereka belajar seni tari, seni rias, seni kostum. Ini efektif menarik anak-anak yang tadinya lebih suka budaya modern,” ujarnya.

Ia mengaku antusias mengikuti festival ini karena menjadi tempat bertemu sanggar-sanggar dari berbagai daerah, mulai dari Garut, Sukabumi, hingga Bali dan Banyuwangi. Setiap daerah membawa ciri khas dan favorit kreasi masing-masing.

“Buat kami yang dari luar kota seperti Cikarang-Bekasi, ini daya tarik tersendiri. Bahkan pengalaman ikut festival ini membuat minat anak-anak di daerah kami untuk belajar jaipong meningkat,” kata Dian.

Kepercayaan pada Juri Akademisi

Soal penilaian, Dian mengaku percaya penuh pada dewan juri Festival Galuh Pakuan Cup. Ia menilai pemilihan juri dilakukan secara profesional dan berintegritas.

“Jurinya akademisi, punya gelar, tahu ilmunya. Saya yakin penilaiannya sportif, nyata, dan tidak asal,” ujarnya. Menurut Dian, kredibilitas juri menjadi faktor penting yang membuat sanggar-sanggar dari luar daerah bersedia datang jauh-jauh.

Efek Ekonomi Terasa Nyata

Festival ini, lanjut Dian, bukan hanya menggerakkan dunia seni, tetapi juga ekonomi lokal. Selama mengikuti acara, ia melihat langsung dampaknya di sekitar GOR Subang.

“Saya nginep di hotel dekat GOR, jaraknya cuma 5–10 menit, tapi sudah penuh semua. Hotel, makan, transportasi, semuanya bergerak,” tuturnya. Ia menilai, perputaran ekonomi selama festival berlangsung terasa hingga ke pelaku usaha kecil.

Ajang Nasional yang Digerakkan Masyarakat

Dian juga menyoroti peran sponsor tunggal, DonTing Management, yang konsisten mendukung festival. Ia mengaku mengenal peran tersebut sejak tahun sebelumnya.

“Menurut saya ini harusnya sudah level kementerian. Tapi faktanya bisa digelar mandiri oleh lembaga adat. Ini luar biasa,” katanya.

Ia mencontohkan kehadiran peserta dari Bali dan Banyuwangi pada edisi-edisi sebelumnya sebagai bukti bahwa Festival Galuh Pakuan Cup telah menjadi magnet nasional. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah daerah dan pusat bisa lebih nyata.

“Pemerintah harus support. Ini soal mengenalkan budaya Sunda dan Jawa Barat ke tingkat nasional,” ujarnya.

Dian optimistis festival jaipong seperti Galuh Pakuan Cup akan terus berkembang dan membumi. Menurutnya, pendekatan kreatif yang ditawarkan mampu menjembatani generasi muda dengan budaya leluhur.

“Jaipong ke depan akan membuming. Festival ini sudah jadi pemantik. Anak-anak yang tadinya condong ke budaya modern sekarang tertarik ke seni tradisi,” katanya.

Baginya, Festival Galuh Pakuan Cup bukan hanya perayaan seni, melainkan investasi kebudayaan—ruang di mana tradisi, kreativitas, dan masa depan generasi muda bertemu dalam satu panggung. (Int)

Previous Post

Masyarakat Gomo Berharap Kunjungan Wapres RI Gibran Rakabuming di Pulau Nias Membawa Semangat Baru & Perubahan Positif

Next Post

LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta

suarainv

suarainv

Next Post

LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Maret 2019

Browse by Category

  • Budaya
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Legalitas Perusahaan
  • Lintas Peristiwa
  • Militer
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Tangerang Raya
  • Teknologi
  • TNI-Polri
  • Uncategorized
  • Vidio
  • Wisata

Search

No Result
View All Result

Recent News

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

April 2, 2026

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

April 2, 2026
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In