• Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
Suara Investigasi
Advertisement
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
Suara Investigasi
No Result
View All Result
Home Hukum

Jangan Takut Bela Diri Dari Kejahatan, Simak Penjelasan Pasal 34 dan 43 KUHP Baru!!!

suarainv by suarainv
Februari 12, 2026
in Hukum, Nasional, Ragam, TNI-Polri
0 0
0

Tangerang – Media Suarainvestigasi.com – Jangan hanya karena ulah segelintir oknum, kita takut untuk membela diri sendiri maupun orang lain dari kejehatan. Berikut sedikit penjelasan terkait pasal 34 KUHP dan pasal 43 KUHP baru.

Sungguh miris baru baru ini masyarakat mendapatkan berita terkait “Tersangka jadi Korban, dan Korban jadi Pelaku,” di Indonesia. Sehingga, menyebabkan bannyak orang yang kini takut untuk membantu atauh bahkan membela diri sendiri, dari tindakan kejahatan seperti begal, rampok ataupun maling.

Salah satunya seperti yang diduga terjadi di Kali Malang, Bekasi – Cikarang Utara, Jawa Barat, pada beberapa waktu lalu, nahasnya yang menjadi korban justru adalah berprofesi sebagai Polisi berinisial AA berpangkat Briptu. Apalagi diketahui dirinya sempat meminta tolong namun mirisnya diduga warga sekitar hanya diam tanpa sepatah kata maupun menolong, lantaran merasa takut dan terbayang- bayang menjadi “Tersangka”.

Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh @hamid hhalil daya, nitizen di salah satu postingan di sosial media, ” DI TOLONG SALAH, TIDAK DI TOLONG JUGA SALAH, LEBIH BAIK DUDUK MINUM KOPI,” tulisnya dalam kolom komentar.

Senada juga dikatakan oleh @Beben Saputra, “Maaf bapak masyarakat bingung dengan peraturan,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah masyarakat lainnya juga merasa prihatin atas adanya insiden tersebut, seperti yang ditulis,@Sari Honda-18, “Wajib menolong yang di dekat lokasi,,biar bagaimanapun beliau punya keluarga yg sedang menanti di rumah … terlepas dari apa yg nanti terjadi ke depan,,yakinlah ada Allah yang bisa membolak balikan hati manusia… kebenaran hanya milik Allah,” ucapnya.

Selain itu, @godeg, “Salah satu tanda akhir zaman adalah hilangnya kebaikan antara sesama, ( tolong menolong ),” pungkasnya.

Namun, kita juga tidak bisa terus menerus terbayang dan saling menyalahkan atas apa yang sudah terjadi belakangan ini di Indonesia. Sudah sepatutnya kita rubah semua kembali dan harus tetap saling menjaga demi kemajuan , keamanan, kesatuan bangsa, maupun sesama manusia.

Jadi, kita semua tidak perlu takut dan terbayang- bayang lagi. Kita masih tetap bisa untuk membela diri atas adanya tindak kejahatan seperti yang tertuang dalam ketentuan bela diri sendiri berdasarkan KUHP baru undang- undang (UU) 1/2023.

Dimana, dalam Pasal 34 KUHP Baru (Pembelaan Terpaksa/ Noodweer) tertuang, “Seseorang tidak dipidana jika melakukan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri, orang lain, kehormatan, kesusilaan, atau harta benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang melawan hukum dan sangat dekat pada saat itu,”.

Dan, Pasal 43 KUHP Baru (Pembelaan Terpaksa Melampaui Batas/Noodweer Excess),” Seseorang tidak dipidana jika melampaui batas pembelaan yang diperlukan, apabila perbuatan tersebut dilakukan karena
guncangan jiwa yang hebat yang disebabkan oleh serangan tersebut,”

Beberapa poin penting dalam membela diri, di KUHP Baru:

* Serangan Harus Melawan Hukum: Pembelaan diri dibenarkan jika ada serangan ilegal yang ditujukan kepada tubuh, kehormatan, atau harta benda.Proporsionalitas: Pembelaan harus seimbang atau terpaksa dilakukan (tidak ada pilihan lain) untuk menghentikan serangan.

* Bukan “Stand Your Ground”: Meskipun ada hak membela diri, Indonesia tetap menerapkan prinsip proporsionalitas, bukan kebebasan mutlak menggunakan senjata api atau kekerasan berlebih seperti “stand your ground” di beberapa negara Barat.

Dengan demikian, jika seseorang membela diri dari kejahatan (seperti begal atau perampokan) dan tindakan tersebut terpaksa dilakukan untuk melindungi diri, pelaku pembelaan diri berpotensi dibebaskan dari pidana berdasarkan Pasal 34 atau Pasal 43 KUHP baru tersebut. Namun, kita juga tetap harus membatasi diri dan jangan sampai main hakim sendiri apalagi sampai menghilangkan nyawa seseorang.

Sumber : Hasan

Previous Post

Antara Bisnis & Kegiatan Sekolah, Kokurikuler SMPN II Pagedangan ke Taman Mini Diduga Dibandrol Rp. 650 Ribu

Next Post

Jadwal Audiensi Ditunda, Wika Kontraktor Jalan Tol Serpan, Diduga Perintahkan Humas Eksternal Intimidasi Pengurus BK-LSM

suarainv

suarainv

Next Post

Jadwal Audiensi Ditunda, Wika Kontraktor Jalan Tol Serpan, Diduga Perintahkan Humas Eksternal Intimidasi Pengurus BK-LSM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Archives

  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Maret 2019

Browse by Category

  • Budaya
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Legalitas Perusahaan
  • Lintas Peristiwa
  • Militer
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Tangerang Raya
  • Teknologi
  • TNI-Polri
  • Uncategorized
  • Vidio
  • Wisata

Search

No Result
View All Result

Recent News

Warga Sebut Karung Jadi Pembatas, Galian Optik di Karawaci Berpotensi Membahayakan

Februari 16, 2026

YORINDO, APKOMINDO & APTIKNAS Gelar Roadshow di Surabaya, BSSN Beri Peringatan Keras soal Keamanan Siber

Februari 16, 2026
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In