Categories: DaerahTangerang Raya

Aktivis LPI soroti terkait proyek turap di perumahan permata griya Cisoka, diduga belum diserah terimakan ke Pemkab Tangerang

 

Kabupaten Tangerang –  Media Suarainvestigasi.com – Pekerjaan pembangunan turap yang berlokasi di Perumahan Griya Permata Cisoka Blok C, RT 003/RW 008, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan publik. Rabu 10/06/2026

Proyek yang merupakan hasil usulan Masarakat tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Berkah Hamas Jaya dan diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kualitas pekerjaan turap tersebut menjadi perbincangan dan sorotan aktivis. Sejumlah pihak mempertanyakan konstruksi yang dinilai belum mencerminkan hasil pekerjaan yang sesuai standar teknis.

Dugaan ketidaksesuaian spesifikasi tersebut memunculkan pertanyaan terkait fungsi pengawasan dari pihak pelaksana maupun instansi yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.

Yang menjadi perhatian lebih lanjut, proyek tersebut berada di lingkungan Perumahan Griya Permata Cisoka yang berdasarkan keterangan warga setempat hingga kini disebut belum diserahterimakan oleh pihak developer kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun dinas terkait.

Salah seorang warga yang tak disebut namanya membenarkan kondisi tersebut.
“Setahu saya memang benar itu proyek turap dari kecamatan yang merupakan hasil Musrenbang. Namun untuk perumahan ini sendiri memang belum diserahterimakan oleh pihak developer ke pemerintah daerah atau dinas terkait,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai dasar pelaksanaan kegiatan yang menggunakan anggaran pemerintah pada lokasi yang status asetnya disebut masih berada dalam pengelolaan pengembang. Kondisi ini dinilai perlu mendapat penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan pelanggaran administrasi maupun potensi penyimpangan penggunaan anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Aktivis DPW Laskar Pasundan Indonesia (LPI) Provinsi Banten, Mansyur, mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran di Kecamatan Cisoka, termasuk proyek turap yang dikerjakan oleh CV Berkah Hamas Jaya tersebut.

“Kami meminta BPK melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran di Kecamatan Cisoka. Jangan sampai uang rakyat digunakan pada lokasi yang status asetnya belum jelas atau belum menjadi aset pemerintah daerah. Selain itu, kualitas pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis juga harus diperiksa secara objektif dan transparan,” tegas Mansyur.

Menurutnya, apabila benar perumahan tersebut belum diserahterimakan kepada pemerintah daerah, maka perlu ditelusuri dasar hukum dan administrasi yang menjadi landasan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Publik berhak mengetahui dasar aturan yang digunakan. Jangan sampai anggaran yang bersumber dari pajak masyarakat digunakan tanpa memperhatikan aspek legalitas aset maupun kualitas pekerjaan. Jika ditemukan adanya pelanggaran administrasi,

ketidaksesuaian spesifikasi, atau bahkan indikasi kerugian negara, maka pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” lanjutnya.
Mansyur juga meminta audit tidak hanya difokuskan pada satu kegiatan, melainkan seluruh proyek fisik yang bersumber dari anggaran pemerintah di wilayah Kecamatan Cisoka.

“Kami meminta BPK, Inspektorat Kabupaten Tangerang, dan aparat penegak hukum untuk menelusuri seluruh kegiatan fisik yang menggunakan anggaran negara di Kecamatan Cisoka. Audit harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya formalitas. Sebab setiap rupiah uang rakyat wajib dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Cisoka maupun pihak CV Berkah Hamas Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan, serta mengenai pelaksanaan proyek pada kawasan perumahan yang disebut belum diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang.

(Mulyadi)

suarainv

Recent Posts

Mangkir dari Musdesus, PT.BNIP Diduga Serobot Tanah Kas Desa Curugbadak Lebak Tanpa Dokumen Sah

  LEBAK - Media Suarainvestigasi.Com  - Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh manajemen PT Bukit Nusa…

13 jam ago

JADI SOROTAN KEPALA SDN 2 JAGARAKSA AKUI JABAT SEKRETARIS BPD, DINAS TERKAIT DIMINTA TELAAH ATURAN

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Kepala SDN 2 Jagaraksa,…

15 jam ago

Jadi Penyebab Kemacetan, Kepala UPT Asrama Haji Grand El Hajj Minta Maaf Kewarga Perumahan dan Masyarakat Cipondoh Akui Over Kapasitas

  KOTA TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Sebabkan kemacetan, Kepala UPT Asrama Haji Cipondoh atau…

3 hari ago

Manasik Haji Anak TK di Asrama Haji Picu Kemacetan, Warga Keluhkan Akses Jalan Tertutup

  TANGERANG  -  Media Suarainvestigasi.com - Kegiatan manasik haji anak Taman Kanak-kanak (TK) yang digelar…

5 hari ago

Dugaan Pengeroyokan “SADARMAN LASE” Dipekan Sisarahili Bawolato, Terlibat Oknum Guru Jemaat BNKP Luahazuani!

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Dugaan pengeroyokan terhadap Sadarman Lase di Pekan Sisarahili, Kecamatan Bawolato,…

5 hari ago

Sebut Untuk Kepentingan Publik Kajari Kota Tangerang Jawab Pemberitaan Terkait Rp 246 Miliar

  Tangerang - Media Suarainvestigasi.com - Sempat menjadi perhatian publik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang…

6 hari ago