Categories: Daerah

Diduga Pembagian Dana Publikasi Media, Diskominfo Kabupaten Nias Kadis Tebang Pilih Tergantung Lobi

Nias, suarainvestigasi.com – Perbedaan pembagian pembayaran dana Publikasi media massa Per-Triwulan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nias disinyalir syarat kepentingan tertentu lantaran tebang pilih dan tergantung lobi, Kamis (19/0/10/2023).

Praktek tebang kasih maupun diskriminasi dalam proses pencairan dana untuk pembayaran jasa publikasi Per-Triwulan di Dinas Kominfo Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara, terhadap sejumlah awak media Cetak dan Online, disinyalir tidak berdasar dan pilih kasih dalam berbagai pembayaran nominal Per-Media.

Pasalnya, sikap layanan yang dianggap nyeleneh tersebut, terlihat jelas berdasarkan daftar media massa beserta rincian anggaran yang diberikan pihak Dinas Kominfo Kabupaten Nias kepada pihak mitra media pada tahun anggaran 2023.

Dalam daftar serta rincian anggaran tahun 2023 untuk media massa yang diberikan Dinas Kominfo Kabupaten Nias, tenyata beberapa media massa yang telah dinyatakan menjalin kerjasama sesuai persyaratan ketentuan, kesepakatan dengan Dinas Kominfo Kabupaten Nias sangat berbeda-beda. Puluhan media massa tersebut, masing-masing media massa mendapatkan dana Publikasi yang bervariasi alias pilih kasih, serta ada yang sama sekali tidak kebagian.

Dalam daftar tersebut, sangat jelas salah satu media Online Suarainvestigasi.com yang telah menjalin kerjasama beberapa tahun di Dinas Kominfo Kabupaten Nias tidak terbayarkan dan ada media yang mendapatkan nominal cukup memungkin. Sepertinya hal itu terjadi tergantung lobi-lobi dan kedekatan.

Aneh..kontrak kerjasama media Online Suarainvestigasi.com telah berlansung sekian tahun hingga pembayaran Per-Triwulan sebelumnya terealisasi, di SPJ Triwulan Ke-3 bulan Juli s/d September 2023 yang informasikan Kasi Kominfo Safat Mendrofa melalui grup WhatsApp FGD Kominfo Kabupaten Nias Tahun 2022 : Di informasikan kepada Bapak/Ibu Mitra Diskominfo agar segera menandatangani SPJ Jasa Pengiriman Berita Online dan Cetak di Kantor Diskominfo Kabupaten Nias dengan membawa “Surat Tagihan Pembayaran” Informasi Kasi, Jumat (13/10/2023).

Wartawan media Suarainvestigasi.com bersama media lain mendatangi Kantor Kominfo Kabupaten Nias, Senin (16/10/2023), untuk meneken SPJ sesuai informasi. Namun Kasi Kominfo Safat Mendrofa sampaikan bahwa SPJ media Suarainvestigasi.com tidak ada dengan penjelasan yang tidak masuk akal, bahwa berita media yang dimaksud tidak mencatumkan Narasumber,” Ucapnya. “Sementara mitra media yang telah teken SPJ sama tidak ada perbedaan cukup aneh….?

“Diwaktu yang sama ditemui Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Nias Febriyaman Lase, S.Com mengakan kok bisa seperti itu ? Begini aja nanti coba kita sampaikan kepada Kabid dan Kepala Dinas Kominfo apa kendalanya kira-kira,” Tandasnya singkat.

Ditemui Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika, Budiaman Mendrofa dan Tim Verifikasi Dinas Kominfo, Tanjung diruang kerjanya, Selasa (14/10/2023), menyampaikan kami hanya melaksanakan Perintah Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias dalam pembayaran jasa publikasi mitra media yang telah menjalin kerjasama dan sesuai petunjuk, untuk media Suarainvestigasi.com tidak ada karena keterbatasan anggaran tahun ini.” Ucap Kabid.

“Ya mohon bersabar lah Bang kami hanya melaksanakan Perintah atasan apa yang disampaikan itu dia,” Kata Kabid.

Menurut informasi mitra media yang kerjasama di Dinas Kominfo dan Informatika Kabupaten Nias, ada yang mendaftar secara kelurga untuk mendapat anggaran lebih besar, Kabarnya tergantung kedekatan dan lobi-lobi dari media itu sendiri.

Beberapa mitra media yang telah menjalin kerjasama di Dinas Kominfo Kabupaten Nias sesuai kesepakatan awal sangat merasa kecewa dalam pembagian anggaran terhadap media massa itu, patut dipertanyakan apa dasar terjadinya perbedaan tersebut.” Kesal mitra media.

“Dimana sebelumnya hal ini tidak pernah terjadi dimasa Kepala Dinas lama, semasa Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias RAHMAT CHRISMAN ZAI, SSTP., M.Si diduga terjadi tebang pilih antara media, terlihat dalam pembagian anggaran, hal ini perlu dipertanyakan sebab dana anggaran media untuk publikasi itu adalah uang Negara yang harus dipertanggung jawabkan sesuai aturan dan mekanisme yang ada,” Keluh kesah mitra media.

Dikonfirmasi Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Nias RAHMAT CHRISMAN ZAI, SSTP., M.Si melalui WhatsApp, Rabu (18/10/2023), jawabannya hanya, “Ngeles” Selamat kenal Terimakasih atas informasinya pak.. apa yang disampaikan kepada bapak bahwa apa yang sudah dijelaskan rekan kerja saya merupakan hasil analisis bersama artinya penjelasan mereka sama dengan jawaban saya..mohon dimaklumi..thx. Katanya.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

5 jam ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

8 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

16 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

1 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago