Categories: Daerah

Diduga Untuk Membungkam Pj. Kades Tumori Balohili Layangkan Surat Panggilan Kepada AZ Terkait Cuitan Produk Jurnalis di Facebook

Gunungsitoli, suarainvestigasi.com – Punya jurus aneh oknum Pemerintah Desa Tumori Balohili melalui PJ. Kades An. Berkat Selamat Zebua selaku ASN (Aparatur Sipil Negara) yang dilantik oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli Bapak Ir. Lakhomizaro Zebua sebagai Penjabat Kepala Desa Tumori Balohili, Minggu (09/04/2023)

Pada sore hari sekitar Pukul 03.30 wib Tanggal 3 April 2023 salah seorang Staf Kantor Desa Tumori Balohili inisial EZ mengantar surat kepada inisial AZ Insan Pers domisili di Desa Tumori Balohili, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli beberapa hari ini sedang viral Berita di Media Sosial dari tanggal 28 Maret 2023 terkait masalah Pembangunan Fisik Parit di Dusun II yang terletak di lahan inisial OZ Tahun Anggaran Siluman dari Dana Desa atau (DD), tampak di baliho papan Informasi Bangunan Fisik Dana Desa yang tidak tertera tahun Anggaran.

Surat undangan awal yang dilayangkan oknum PJ. Kepala Desa Tumori Balohili An. Berkat Selamat Zebua yaitu surat pertama tertanggal 30 Maret 2023 dan surat panggilan Ke-II terbit kembali hari yang sama bunyi sama hanya berbeda tanggal sebagai berikut ;

Menindak lanjutin surat dari beberapa masyarakat Desa Tumori Balohili tanggal 29 maret 2023 perihal pengaduan terkait rasa ketidak nyamanan atas pernyataan saudara Agustinus Zebua melalui akun Facebook pada tanggal 28 Maret 2023 dan perbuatan yang bersangkutan yang bertindak tidak sopan serta mengganggu proses pekerjaan Pembangunan Parit Beton di samping Kantor Desa Tumori Balohili, dan surat Ke-II di hari yang sama bunyi sama tetapi beda tanggal tutur AZ kepada media ini.

Dari pernyataan AZ mengatakan kronologis awal masalah ini terkait adanya AZ menanyakan kepada oknum TPK An. Animu Zebua terkait tidak adanya surat undangan kepada beberapa warga Desa Tumori Balohili tentang pemberitahuan adanya Pembangunan Drainase yang akan dimulai tanggal 28 Maret 2023 terletak di Dusun II Desa Tumori Balohili di tanah milik inisial OZ di samping rumah Bendahara Desa inisial SNZ anak dari OZ.

AZ yang seorang Profesi Jurnalis di Media
Chibernews.co.id menambahkan, pagi hari sekira pukul jam 09.00 wib datang sebagai warga untuk mempertanyakan hak saya sebagai masyarakat biasa yang tidak ada undangan untuk di pekerjakan untuk mencari se suap nasi dan beberapa masyarakat lainnya dengan tidak adanya musyawarah Desa atau Sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Anggaran Dana Desa tahun siluman tersebut terlaksana di Dusun II Desa Tumori Balohili.

Pada saat surat pertama dilayangkan hari Kamis tanggal 30 Maret sesudah tayang Link Berita, dengan isi masyarakat tidak nyaman dan keberatan atas cuitan di Facebook yang telah beredar di media Sosial, seketika itu AZ langsung menanggapi surat tersebut kepada oknum PJ. Kepala Desa Tumori Balohili Konfirmasi via WhatsApp dengan isi percakapan;

Ijin pak kades saya An. Agustinus Zebua Insan Pers terkait surat undangan yang Bapak layangkan secara pribadi dan kembali menanyakan kepada Bapak isi surat tersebut, apakah Bapak mengundang saya secara pribadi atau mengundang lembaga Insan Pers dan Profesi Jurnalistik, jika tidak ditanggapi oleh Pak Kades mohon maaf sebelumnya karena isi surat perihal undangan penting kepada saya secara pribadi tidak mengena ke pribadi saya apa yang bapak keluhkan, walaupun terlihat ceklist biru tanda telah dibaca sampai beberapa hari tidak adanya balasan dari oknum PJ kepala Desa Tumori Balohili.

Di hari yang sama tanggal 30 Maret 2023 berapa awak media ini melakukan konfirmasi terhadap PJ. Kades di Kantor Desa Tumori Balohili namun PJ Kades tidak berada di tempat walaupun telah dikonfirmasi melalui via WhatsApp, pada berlangsungnya proses perbincangan yang di layani oleh Kaur Keuangan Syukur Nurman Zebua tiba-tiba salah seorang Perangkat Desa Kasi Pelayanan An. Yasaro Zebua S.Th berlagak preman dan arogan sambil lontarkan kata-kata emosional dengan bunyi sesuai rekaman suara;

Haniha wartawan,……Hana walafeta,u-tau
mbanuada di dalam bahasa Nias artinya (siapa wartawan kok di takut-takuti Desa kita, sambil mengangkat bajunya
sampai di dada dan beliau lontarkan kata-kata Ke-II ”lositama Sekola na,i ba
nomoi wartawan, yaodo goi andre ba wartawan ”artinya kalimat Ke-II didalam
Bahasa Indonesia (belum tamat Sekolah sudah jadi wartawan, saya juga adalah
wartawan) sambil Yasaro Zebua pergi.

Awak media ini mencoba Konfirmasi Pj. Kades Tumori Balohili Berkat Selamat Zebua melalui Chat pesan WhatsApp di No.0813-7018xxxx, Senin (10/04/2023), menanyakan poin-poin diatas namun disayangkan Pj Kades tidak Nyahut walau pesan sudah dibaca terlihat Ceklist dua biru, hingga Berita ini ditayangkan.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

6 jam ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

10 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

17 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

1 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago