Categories: Daerah

Kejari Gunungsitoli Kesatria dan Pahlawan Hukum, Kasus Bandara Binaka Atas Laporan GP-KN Pasti Diusut Tuntas.!!

Gunungsitoli, suarainvestigasi.com –Aliansi Gerakan Peduli Kepulauan Nias (GN-PK) secara resmi telah melaporkan dugaan pelanggaran hukum pada kegiatan proyek di kawasan Bandara Udara Binaka Gunungsitoli ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Senin (15/07/2024).

Hal tersebut sesuai dengan Surat Laporan GN-PK Nomor : 001/GP-KN/VII/2024 ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

“Ada beberapa poin yang dilaporkan terkait dugaan tindak pidana Pelanggaran Hukum pada kegiatan proyek pengembangan Bandara Udara Binaka Gunungsitoli Tahap I dan Tahap II dikawasan Bandara Binaka Gunungsitoli sebagai berikut ;

  1. Asphalt Mixing Plant (AMP) yang beroperasi dikawasan Bandara Binaka Gunungsitoli disinyalir tidak memiliki Dokumen Amdal, UKL/UPL dan Izin Lingkungan.
  2. Hasil Produksi Asphalt Mixing Plant (AMP) diduga kuat telah dijual secara komersial diluar kebutuhan Bandara Binaka Gunungsitoli.
  3. Kepala Unit Penyelenggaraan Bandara Udara Binaka (UPBU) Gunungsitoli, Hary Wibowo diduga kuat bermain (Conflitc of Interest) di dalam pemberian izin penggunaan kawasan vital Bandara untuk kegiatan industrial.
  4. Material yang digunakan dalam pekerjaan diduga tidak memenuhi Spesifikasi Standard Nasional sesuai dengan dokumen kontrak.
  5. Dugaan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi didalam kegiatan AMP dan Alat Berat serta yang terkait dengan semua kegiatan dalam pelaksanaan pekerjaan di kawasan Bandara Binaka Gunungsitoli.
  6. Dugaan penyalahgunaan kewenangan (Conflict of Interest) dan dugaan tindakan pembohongan Publik yang dilakukan oleh Jhonson Silitonga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Binaka Gunungsitoli selama ini.

Dari beberapa poin yang telah dilaporkan Gerakan Peduli Kepulauan Nias (GP-KN) tersebut, ada beberapa pihak yang menjadi terlapor yaitu ;

  1. Hary Wibowo, KPA Unit Pelaksana Bandara Udara (UPBU) Binaka Gunungsitoli.
  2. Jhonson Silitonga, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unit Pelaksana Bandara Udara (UPBU) Binaka Gunungsitoli.
  3. PT. Adidaya Cipta Sentosa, Pemilik Asphalt Mixing Plant (AMP).
  4. PT. Adidaya Sentosa dan PT. Subota Internasional Kontraktor, Rekanan Penyedia Jasa.

Aliansi Gerakan Peduli Kepulauan Nias atau GP-KN sangat yakin sekali, bahwa Tim Kejari Gunungsitoli adalah Kesatria dan Pahlawan Hukum, mereka sangat Patriotis dan Independen, makanya Kasus Bandara Binaka Gunungsitoli ini, pasti mereka usut tuntas.!!,” ungkap Darwis.

Kalau Tim Kejari tidak usut tuntas pelaporan ini, jelas hal ini akan menjadi preseden buruk dalam Penegakan Hukum di Indonesia.

“Tim Kejari Gunungsitoli, jangan ragu dan janganlah takut dengan semua intervensi dan tekanan dari pihak manapun yang mengaku sebagai oknum Pejabat Negara atau Pejabat Daerah atau siapa pun itu yang mencoba-coba melindungi para terlapor tersebut diatas,”

“Sebab, karena mereka itu sangat diduga kuat adalah bagian dari mereka, atau memiliki hubungan dan kepentingan pribadi atau kelompoknya (Confltct of Interest) terhadap Asphalt Mixing Plant (AMP) tersebut maupun dengan pihak kontraktornya dan kroni-kroninya yang ikut menerima Upeti/Janji pada kegiatan proyek tersebut,” Tegas Darwis Zendrato mengakhiri.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Di Duga Jadi Sales Tiga Bulan Bekerja Di Dealer Viktory Rangkas Bitung Gajih Tidak Kunjung Dibayar

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Meski Sudah Tiga Bulan Bekerja, KY Ngaku Tak Dibayar…

10 jam ago

Disorot Warga, Sebuah Gubuk di Neglasari Diduga Dijadikan Tempat Judi

  Tangerang – Media Suarainvestigasi.com - Sebuah lahan yang berlokasi di Jalan Utama II Nomor…

4 hari ago

Penghinaan Terhadap Suku Nias Viral, GMNI Gunungsitoli-Nias Desak Penegakan Hukum Tegas dan Berkeadilan

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Pernyataan bernada penghinaan terhadap masyarakat Suku Nias yang diduga dilontarkan…

4 hari ago

Disebut Bukti Sudah Lengkap, Kasus Pengerusakan Sekretariat Makam Galeong Mandek

  Penanganan Kasus Dugaan Pengerusakan Sekretariat Pengurus Tanah Wakaf Makam Galeong Dinilai Mandek, Tersangka Belum…

6 hari ago

Korupsi Proyek DKI Disorot, Polisi Watch Desak Ditreskrimsus Jangan Tutup Mata!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Kinerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya…

7 hari ago

Polsek Hiliduho Berhasil Mediasi Kedua Pihak Yang Bertikai, Antara Bos KDMP & Pekerja Akhirnya Sepakat Berdamai

  Hiliduho Nias - Media Suarainvestigasi.com -Upaya penyelesaian secara humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Hiliduho…

1 minggu ago