Gunungsitoli – Suarainvestigasi.com –Beredar kembali Tudingan salah seorang oknum Guru yang masih aktif mengajar di SD Negeri 078081 Saombo An. Azminur Guci, menyebut Ketua Ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Kota Gunungsitoli meminta uang sebesar Rp.30 Juta, pernyataan tersebut disampakan kepada salah seorang Tokoh Politik masyakat Kepulauan Nias yang tinggal di Kota Gunungsitoli, Sabtu (30/09/2023).
Siswanto Laoli ketika dihubungi awak media untuk konfirmasi tentang kelanjutan surat DPC-GBNN Garda Bela Negara Nasional Nomor : 81/DPC-GBNN/KOTA-GST/VIIII/2023 pada tanggal 09 September 2023 yang tertuju kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli terkait dugaan Mark-Up jumlah siswa SD Negeri 078081 Saombo Tahun Pelajaran 2017/2018 dan Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berhubung pada Pengelolaan Dana BOS.
Menurut Aktivis itu, dirinya kembali mendapat tuduhan Ke-II yang disampaikan oleh oknum Guru tenaga Pengajar SD Negeri 078081 Saombo An. Azminur Guci.
“Saya dituding telah meminta uang sebesar Rp.30 Juta. hal itu disampaikan oleh Azminur Guci kepada salah seorang Tokoh Politik yang tinggal di Kota Gunungsitoli, disaat Guci menyampaikan tudingan tersebut, Kepala Sekolah juga ada saat itu.” Ucap Siswanto Laoli kesal.
Tambah Siswanto Laoli, Saya cukup heran dengan oknum Guru itu, pertama Kepala Sekolah SD Negeri 078081 Saombo An. Yuliani Laoli, S.Pd.SD mengatakan kepada salah seorang wartawan, bahwa Siswanto Laoli selaku Ketua ormas DPC-GBNN Kota Gunungsitoli telah melakukan fitnah di SD Negeri 078081 Saombo atas suratnya yang ke Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli yang berupa konfirmasi dugaan Mark-Up jumlah siswa, tidak benar. itu telah saya klarifikasi bahwa surat itu bukan fitnah sesuai dengan data dan dokumen yang saya miliki,” Terang Siswanto.
Lanjutnya, masalah tudingan tersebut telah saya sampaikan kepada Kabid Dikdas.
“Jawaban dari Kabid Dikdas masalah ini kenapa semakin melebar ya.? Padahal harapan saya bisa diselesaikan secara kekeluargaan, saya konfirmasi dengan Kasek Saombo dulu.
Sabar, ya Pak Laoli saya konfirmasi berita ini. Saya akan bertemu dengan Kasek dan Azminur Guci siang nanti. Semoga bisa kelar dan selesai harapan saya, begitu janji Kabid Dikdas Pendidikan Kota Gunungsitoli”.
Masih penjelasan Siswanto Laoli, pada hari itu juga saya di chat melalui WhatsApp oleh Kabid Dikdas dan menyampaikan, Pak Laoli, kami sudah bertemu dengan Ibu Guci, dan masalahnya sudah diberitahukan, kami minta bantu bisa kita selesaikan Pak, secara persaudaraan, Ibu Guci minta bantu untuk bisa berdamai dengan Pak Laoli masalah yang disampaikan itu, ucap Siswanto Laoli menirukan penyampaian Kabid Dikdas.
Jelas Siswanto, namun hal itu sampai saat ini belum tercapai hanya sebatas itu, saya selaku Ketua DPC-GBNN Kota Gunungsitoli ingin mendengar pernyataan tuduhan fitnah Azminur Guci itu yang mengatakan saya meminta uang Rp.30 Juta yang dia sampaikan kepada salah seorang tokoh, dari mananya dia mendengar perlu saya ketahui dan agar dia pertanggung jawabkan sebelum saya bertindak melaporkan kepada APH dan ke KASN terkait kode etik dan kode perilaku. Terang Aktivis muda itu.
(yosi)
Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Kasat Reskrim Polres Nias AKP Soni Zalukhu, S.H memberikan penjelasan terkait…
Tangerang, - Media Suarainvestigasi.com - Libatkan BPBD Tangerang Kota dan BPBD Tangerang Selatan lantaran berada…
Kabupaten Tangerang - Media Suarainvestigasi.com - Peningkatan infrastruktur lingkungan kembali dirasakan warga Kelurahan Binong.…
Kabupaten Tangerang | Media Suarainvestigasi.com - Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan…
Tangerang Kota - Media Suarainvestigasi.com - Merajalela, dugaan maling kabel aset milik PT Telkom bawah…
Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Inspektorat Daerah Kota Gunungsitoli telah menjadwalkan Tim Auditor turun ke Desa…