Nias – Media Suarainvestigasi.com –Dewan Perwakilan Cabang (DPC) LSM Gempur Kabupaten Nias, Fatiziduhu Zai, sangat apresiasi usai mendengar dan membaca di media Siber Online terkait pengeledahan rumah pribadi Pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, Kamis (19/02/2026).
Fatiziduhu Zai, seorang aktivis yang berdarah anti pada indikasi korupsi yang berorganisasi LSM Gempur ini, cukup apresiasi atas langkah strategis ini,” ungkapnya kepada beberapa Media Online, Sabtu (21/02/2026).
Saya sebagai LSM sangat mendukung, dimana selama ini saya dianggap sebagai anti kritik terhadap RSUD Pratama Nias, sejak dulu saya terus suarakan, namun karena keterbatasan saya sebagai lembaga ya apalah daya. Tapi dengan adanya langkah dari Kejaksaan Negeri Gunungsitoli itu, maka secara besar harapan untuk diteruskan, sampai ada titik terang.
Ditambahkannya jika sudah digelar penggeledahan rumah maka wajib di lakukan pengecekan dan penyelidikan awalnya sehingga uang negara tidak disia-siakan.
Apalagi visi misi Presiden Republik Indonesia, wajib dituntaskan bila ada oknum-oknum yang bermain korupsi dari Pusat hingga ke Daerah
Dikutip dari Pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik korupsi di Indonesia masih terlalu banyak dan harus diberantas secara menyeluruh. Ia menyatakan tekad pemerintah untuk menghabiskan korupsi dari seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Korupsi masih terlalu banyak, kita harus habiskan korupsi dari bumi Indonesia. Segala kebocoran, segala penyelewengan, segala manipulasi, di semua tingkatan,” ujar Prabowo dalam pidatonya pada acara Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026).
Dalam pidato tersebut, Presiden menekankan bahwa pembangunan bangsa merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan ketahanan, kesabaran, keberanian, serta kejujuran untuk melihat dan mengakui kondisi nyata, termasuk berbagai kelemahan dalam tata kelola pemerintahan.
Dibutuhkan keberanian untuk mencari akar masalah, dibutuhkan keberanian untuk melihat kenyataan real, bukan keadaan yang kita harapkan, tapi keadaan yang nyata,” kata Prabowo.
“Kita harus tegakkan hukum dengan baik, tapi tidak boleh ada kesalahan keadilan. Hukum tidak boleh dipakai sebagai alat untuk mengerjain lawan politik,” ujar dia. Ia juga menekankan pentingnya kepastian hukum sebagai syarat utama keberhasilan sebuah negara.
“Menurut Prabowo, Indonesia tidak akan pernah berhasil tanpa pemerintahan yang bersih dan adil. Oleh karena itu, pemberantasan korupsi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan rakyat dan menciptakan stabilitas nasional. “Saya pelajari sejarah, tidak ada negara berhasil tanpa pemerintah yang bersih dan adil,” ujarnya.
(yosi)






