Categories: Daerah

Ketua Pengurus Sanggar Sowua, Klarifikasi Tarian Launching 16 Desa Wisata Kab.Nias Barat

Nias Barat, suarainvestigasi.com – Ketua Pengurus Sanggar Sowua SMP Negeri 4 Mandrehe Utara, Noverman Waruwu, S.Pd., menyampaikan Klarifikasi terkait penampilan tari-tarian yang dibawakan oleh Sanggar Sowua pada saat peluncuran (launching) 16 Desa Wisata Kabupaten Nias Barat, Kamis (12/08/202) di Puncak Harmoni Somomo yang ramai diperbincangkan oleh pengguna Media Sosial beberapa hari terakhir.

Ketua Noverman Waruwu, S.Pd menjelaskan bahwa Sanggar Sowua merupakan Komunitas Seni di bawah Naungan SMP Negeri 4 Mandrehe Utara yang bertujuan untuk Melestarikan dan Mengembangkan Seni Kebudayaan.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagai Komunitas Seni di bawah Naungan Sekolah, Para Anggota Sanggar dan seluruh peserta Didik perlu dibekali dengan pemahaman terhadap Keragaman Budaya dan Kreasi di seluruh Nusantara sebagai Kesatuan NKRI Bersatu.

Sehubungan dengan Penampilan Sanggar Sowua pada acara Launching Desa Wisata di Puncak Harmoni Somomo, Ia menyampaikan Klarifikasi agar tidak menimbulkan berbagai Asumsi yang kurang tau pemahan di tengah-tengah Masyarakat,” Sebutnya

Menurut Noverman, tarian yang ditampilkan tersebut merupakan tari kreasi nusantara sebagai implementasi Pelajaran Seni dan Budaya dan ditampilkan pada saat acara hiburan.

“Tarian tersebut merupakan tari kreasi nusantara yang memiliki gerakan dasar dan iringan musik dari berbagai daerah. Kebetulan pada saat itu, yang ditampilkan gerakan tari tor-tor”, Jelas Noverman Waruwu, Sabtu (20/08/2022)

Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa Tari Kreasi Nusantara dengan gerakan Tari Tor-Tor dimaksud ditampilkan pada saat acara hiburan atau acara bebas, yaitu setelah acara Ceremonial selesai.

“Tarian tor-tor tersebut ditampilkan sebagai hiburan setelah acara inti. Pada acara inti/ceremonial telah ditampilkan Tarian Tradisional Khas Nias Barat, mulai dari Fangowai dan Famaola Afo (sekapur sirih)”, Ujarnya.

Terkait dengan penampilan Taria Tor-Tor yang ditampilkan oleh Sanggar Sowua yang telah mengundang berbagai tanggapan dari Masyarakat terutama pengguna Media Sosial, pihaknya berharap kiranya perdebatan di Media Sosial dapat dihentikan agar tidak menimbulkan Polemik.

“Terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian dan saran yang telah disampaikan, sebagai catatan bagi kami Sanggar Sowua untuk menghasilkan dan menampilkan Kreasi yang lebih baik ke depannya, dengan harapan bahwa semua Asumsi, pendapat dan cara penyampaian yang kurang tepat yang telah berkembang selama ini, kita hentikan sampai disini”, Pungkasnya Mengakhiri.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

7 jam ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

11 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

18 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

1 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago