“Lebak – Suarainvestigasi.com – Diduga Melanggar Peraturan dari pemerintah Seorang penjual pupuk bersubsidi eceran inisial, (UM) Di kampung Bojong manggu desa cempaka kecamatan cirinten kabupaten Lebak. Telah menjual pupuk bersubsidi dengan harga (RP.185000,) Seratus delapan puluh Lima ribu rupiah, per karung nya dengan ukuran berat 50.kg, jenis NPK UREA dan PHONSKA, Sabtu 18 / 01 / 2024
“Yang seharusnya dijual dengan sesuai (HET) yaitu RP.125000,-130.000, per karung nya, Paling mahal, Malah di jadikan ajang bisnis oleh oknum-oknum Yang ingin memperbanyak Ke untungan namun Di anggap membebani Masyarakat dan petani-petani Yang ada di Desa Cempaka kecamatan cirinten. Kabupaten Lebak provinsi Banten.
“Saat di wawancara Oleh awak media inisial, (UM) Menerangkan,
Ya gimana pak saya beli dari kios resminya juga sudah mahal, dengan harga (RP.160.000,) per karung nya, lalu saya menjual RP.185000, ke masyarakat, karena itupun RP.10.000, nya buat ongkos mobil, dan masyarakat nya sendiri tidak mau beli ke kiosnya langsung karena di kios juga harganya RP.160.000, dan tidak bisa di hutang/kasbon, saya beli dari kios resmi atas nama insial (KMi).
“Dengan adanya pelanggaran ini saya selaku awak media, meminta kepada pihak-pihak terkait dan Juga APH (aparatur penegak hukum) setempat Dan daerah untuk segera menindak lanjuti dan tindak sesuai dengan UU Yang berlaku.
Epul ( TIM )
JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…
Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…
Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…
Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…
SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…
Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…