Categories: Daerah

Pemkab Nias Gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Penyakit Mulut Dan Kuku PMK Diwilayah Kabupaten Nias

Nias, suarainvestigasi.com – Pemerintah Kabupaten Nias Gelar Rapat Koordinasi dalam rangka meningkatkan kewaspadaan Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Wilayah Kabupaten Nias. Kegiatan ini bertempat di Ruang Oval Lantai III, Kantor Bupati Nias, Senin (23/05/2022)

Sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Pengendalian Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Kab. Nias dan turut dihadiri oleh, Polres Nias, Danramil 213 Nias, Staf Ahi Bupati Nias, Asisten Setda, Kepala OPD Lingkup Pemkab Nias, Camat Se-Kabupaten Nias dan seluruh Hadirin.

Pada rapat tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias, Taondrasi Mendrofa, S.Sos, M.Ec.Dev memaparkan materi terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dijelaskannya bahwa PMK merupakan salah satu Penyakit Viral yang bersifat akut, sangat menular pada ternak (hewan berkuku belah), terutama sapi,kerbau, kambing, domba, babi, dan hewan liar (seperti rusa, kijang, onta, dan gajah. Penyakit dapat menular dengan sangat cepat melalui kontak langsung dan melalui Udara.

“Adapun dampak kerugian yang diakibatkan oleh Penyakit ini utamanya pada Bidang Ekonomi, yakni menurunnya perdagangan ternak dan Produk ternak, menurunkan fertilitas ternak, jumlah ternak yang terinfeksi, biaya Kontrol penyakit tinggi, biaya Vaksinasi naik, harga jual ternak murah. Sementara itu, penyakit PMK ini memiliki tanda atau gejala seperti demam, nafsu makan hilang, lepuh di bagian hidung, lidah, mulut, dan kuku, air liur keluar secara berlebih (hipersalivasi), keluar leleran dari hidung”. Terang Taondrasi Mendrofa

Menurut data yang bersumber dari Lab PMK Pusvetma melalui B. Vet Medan, di Wilayah Sumatera Utara hingga tanggal 20 Mei 2022 telah 5 (lima) Kabupaten yang telah terkonfirmasi Penyakit berdasarkan hasil Uji Lab, terdiri dari: Deli serdang, Langkat, Asahan, Medan, Serdang Bedagai.

Dugaan masuknya PMK Ke-Wilayah Indonesia kemungkinan besar melalui Pemasukan Ilegal Produk Hewan Rentan PMK, Pemasukan Ilegal Hewan Ternak Rentan PMK, Sisa Makanan dari Transportasi Internasional, Produk Hewan Rentan PMK yang di bawa turis. Selain itu, potensi terbesar masuknya PMK Ke Indonesia adalah melalui Importasi Pakan dan Fomites dari Negara tertular.

“Hingga saat ini masih belum ditemukan Obat khusus untuk mencegah Penyakit ini sehingga sampai sekarang adapun upaya sementara yang dilakukan oleh Pemerintah dimana daging dapat dikonsumsi oleh Manusia dengan pemotongan yang ketat RPH dan organ yang terinfeksi harus dimusnahkan, diterapkannya regulasi pelarangan ekspor ternak hidup (domba dan kambing) dan Produk ternak maupun turunannya (olahan daging, susu, kulit, dan produk sampingan ternak), hewan yang menunjukkan gejala klinis PMK agar tidak dipindahkan dari kandang dan dilakukan Isolasi serta dilakukan Biosekuriti, Vaksinasi tetapi harus disesuaikan Strain yang mewabah di Daerah yang terkena wabah” Ujar Taondrasi Mendrofa

“Selanjutnya, pengobatan yang dilakukan apabila sudah terjangkit Penyakit yaitu Pengobatan Symtomatis yang ditujukan untuk meredakan gejala dan menunjang kesembuhan, pengobatan dengan antibiotika dan sulfa untuk mencegah infeksi sekunder, pengobatan analgetika untuk mengurangi rasa sakit dan demam, pengobatan tradisional menggunakan air garam untuk mempercepat kesembuhan pada luka”. Tambahnya

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Nias akan segera merencanakan aksi untuk mencegah serta mengantisipasi menyebarnya penyakit PMK khususnya di Kabupaten Nias dengan melakukan peningkatan Pengawasan Lalu Lintas ternak dalam hal ini menjalin kerjasama dengan pihak KSOP dan Karantina, KIE kepada peternak, penyuluhan atau Sosialisasi, pembentukan satgas PMK tingkat Kabupaten.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Kasat Reskrim Polres Nias: Tegaskan Laporan Penghinaan SDM Nias dan Penghalangan Penyampaian Pendapat Diruang Publik Proses Penyelidikan Tetap Berjalan Profesional

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Kasat Reskrim Polres Nias AKP Soni Zalukhu, S.H memberikan penjelasan terkait…

1 hari ago

Sigap Tangani Kebakaran, BPBD Berjibaku Padamkan Api di Cipadu

Tangerang, - Media Suarainvestigasi.com - Libatkan BPBD Tangerang Kota dan BPBD Tangerang Selatan lantaran berada…

1 hari ago

‎Dewan Hugo dari Fraksi PDI Perjuangan Resmikan Jalan Paving Blok di RT 006 RW 012 Kelurahan Binong

‎ Kabupaten ‎Tangerang - Media Suarainvestigasi.com - Peningkatan infrastruktur lingkungan kembali dirasakan warga Kelurahan Binong.…

2 hari ago

‎Warga Binong Gotong Royong Bersama Lurah dan Anggota DPRD Dari Fraksi PDlP di Jalan Raya Binong

‎ Kabupaten Tangerang | Media Suarainvestigasi.com - Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan…

2 hari ago

Bikin Rusak Jalan, Diduga Komplotan Maling Kabel Bawah Tanah Beraksi di Sukasari Kota Tangerang

Tangerang Kota - Media Suarainvestigasi.com - Merajalela, dugaan maling kabel aset milik PT Telkom bawah…

3 hari ago

Inspektur Kota Gunungsitoli Telah Menjadwalkan Tim Auditor Turun, Dugaan Penyelewengan Dana Desa Dahana Tabaloho

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Inspektorat Daerah Kota Gunungsitoli telah menjadwalkan Tim Auditor turun ke Desa…

3 hari ago