Categories: Daerah

Pj Kades Nagara Padang Akui Proyek Jalan Rabat Beton Desa Tak Sesuai Spek

Serang – Suarainvestigasi.com – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Kampung Tangkele, RT.017, RW.003, yang dilaksanakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Nagara Padang, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, senilai Rp.204.964.000, sumber dana APBDes 2024, dalam pelaksanaannya, diduga tidak sesuai spesifikasi secara keteknisan. Hal ini diakui Roni, Penjabat (Pj) Kepala Desa Nagara Padang, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.

“Pekerjaan baru tahap satu, memang ada kekurangan, panjang kurang satu meter, dan lebar kurang, nanti akan diperbaiki, nunggu pekerjaan yang dari Kabupaten beres dulu” ungkap Roni, Pj Kepala Desa Nagara Padang, saat ditemui sejumlah awak media di Kantornya, Kamis, 8 Agustus 2024.

Disinggung soal penggunaan bahan material cor rabat beton, menurut Roni, jumlah keseluruhan menghabiskan sekitar 17 mobil, namun 1 mobil tumpah akibat mobil pengangkut bahan cor tersebut terjungkal, sehingga tidak bisa digunakan.

“Jumlah seluruhnya menghabiskan sekitar 17 mobil, namun 1 mobil tumpah akibat mobil terguling, sehingga bahan coran tak bisa digunakan” beber Roni.

Sementara kata Roni, untuk harga bahan material cor rabat beton tersebut, dirinya tidak mengetahuinya.

“Kalo masalah harga, saya jujur saja tidak tahu, karena kalo itu kan urusan teknis di lapangan, yah kita sama-sama paham lah” kilahnya.

Hasil pantauan awak media di lapangan, pekerjaan jalan rabat beton yang dikelola oleh TPK Desa Nagara Padang, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, dibeberapa titik sudah mengalami keretakan, dan ketebalannya pun diduga tidak sama. Hal ini dibenarkan oleh warga setempat yang minta namanya tidak dipublish.

“Ya bisa dilihat lah, beberapa titik ada yang kurang, dan kami pun sebenarnya menyayangkan, karena hasil pekerjaannya kurang bagus, sementara kalo dihitung dari jumlah anggaran kayaknya sangat jauh, karena hanya menghabiskan sekitar 16 mobil, ya bisa dihitung lah berapa harga per mobilnya, dan berapa jumlah yang sudah dipakai, serta berapa HOK nya, perhitungan saya paling habis sekitar Rp.90 jutaan” beber warga.

Epul

suarainv

Recent Posts

Disorot Warga, Sebuah Gubuk di Neglasari Diduga Dijadikan Tempat Judi

  Tangerang – Media Suarainvestigasi.com - Sebuah lahan yang berlokasi di Jalan Utama II Nomor…

3 hari ago

Penghinaan Terhadap Suku Nias Viral, GMNI Gunungsitoli-Nias Desak Penegakan Hukum Tegas dan Berkeadilan

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Pernyataan bernada penghinaan terhadap masyarakat Suku Nias yang diduga dilontarkan…

4 hari ago

Disebut Bukti Sudah Lengkap, Kasus Pengerusakan Sekretariat Makam Galeong Mandek

  Penanganan Kasus Dugaan Pengerusakan Sekretariat Pengurus Tanah Wakaf Makam Galeong Dinilai Mandek, Tersangka Belum…

6 hari ago

Korupsi Proyek DKI Disorot, Polisi Watch Desak Ditreskrimsus Jangan Tutup Mata!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Kinerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya…

6 hari ago

Polsek Hiliduho Berhasil Mediasi Kedua Pihak Yang Bertikai, Antara Bos KDMP & Pekerja Akhirnya Sepakat Berdamai

  Hiliduho Nias - Media Suarainvestigasi.com -Upaya penyelesaian secara humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Hiliduho…

7 hari ago

‎Proyek Rumah Aspirasi Posandra di Legok Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Minim Keterbukaan Informasi

‎ ‎ ‎Kab.Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek pembangunan Rumah Aspirasi Posandra yang dikaitkan dengan…

1 minggu ago