Categories: Daerah

Viraaal !!! Diduga Proyek Pembangunan Rabat Beton Jalan Poros Desa Wantisari Tidak Sesuai Spesifikasi

 

Lebak – Media Suarainvestigasi.com –
Pembangunan jalan poros desa berupa rabat beton cor di Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Proyek yang sedang berjalan tersebut diduga tidak memenuhi prinsip keterbukaan informasi publik dan disinyalir tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan sebagaimana mestinya.kamis 13 Juni 2026

“Sorotan mencuat, Setelah awak media turun langsung ke lokasi pembangunan. Di lapangan, tidak ditemukan adanya papan informasi publik maupun papan proyek yang seharusnya dipasang untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait sumber anggaran, volume pekerjaan, nilai kontrak, pelaksana kegiatan, hingga waktu pelaksanaan.

Ketiadaan papan proyek tersebut memunculkan dugaan bahwa pekerjaan tersebut menggunakan “anggaran siluman” karena masyarakat tidak dapat mengetahui secara jelas asal-usul anggaran maupun rincian kegiatan yang sedang dilaksanakan.

“Bagaimana masyarakat bisa melakukan pengawasan jika papan informasi proyek saja tidak ada? Ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi penggunaan anggaran,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Tak hanya soal transparansi, hasil pantauan di lokasi juga memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan teknis pekerjaan. Beberapa temuan yang menjadi sorotan di antaranya:

Diduga tidak menggunakan lapisan batu split atau batu koral sebagai dasar pondasi jalan, yang lazim digunakan untuk meningkatkan daya dukung dan pemadatan konstruksi sebelum pengecoran dilakukan.

Diduga tidak menggunakan besi penguat atau sloof pinggiran coran, sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi kekuatan dan ketahanan konstruksi jalan dalam jangka panjang.

Kualitas campuran beton menjadi pertanyaan, karena secara visual dinilai kurang maksimal. Sejumlah pihak menduga komposisi semen dalam campuran beton tidak sesuai standar atau terjadi pengurangan material yang dapat berdampak pada mutu hasil pekerjaan.

Saat dikonfirmasi Oleh awak media via panggilan telpon WhatsApp, pada hari Kamis, 11 Juni 2026 kades Wantisari inisial (HDI) menjawab.

“Siap sehat, Anggaran 72 juta kalo gak salah, Ada belum beres, Panjang 60 Meter x 4 Meter, Masih pengerjaan nanti nunggu panas kenceng baru dimulai kembali, ujarnya,” dengan bahasa Sunda.

Jika dugaan-dugaan tersebut terbukti benar, maka kondisi ini berpotensi merugikan keuangan negara maupun masyarakat sebagai penerima manfaat pembangunan. Pasalnya, jalan yang dibangun dengan kualitas di bawah standar berisiko cepat mengalami kerusakan sehingga membutuhkan biaya perbaikan kembali.

Aktivis dan pemerhati pembangunan desa mendesak pihak terkait, mulai dari Pemerintah Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar, hingga instansi pengawas teknis di Kabupaten Lebak untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Selain itu, Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Inspektorat, serta aparat penegak hukum diminta turun tangan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai aturan, spesifikasi teknis, dan prinsip transparansi penggunaan anggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Wantisari belum memberikan keterangan resmi terkait tidak adanya papan informasi proyek maupun dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan yang menjadi sorotan publik. Media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi lebih lanjut.

“Transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban. Setiap rupiah uang negara yang digunakan untuk pembangunan harus dapat diketahui dan diawasi oleh masyarakat.” Tandasnya

( Epul/Tim )

suarainv

Recent Posts

Mangkir dari Musdesus, PT.BNIP Diduga Serobot Tanah Kas Desa Curugbadak Lebak Tanpa Dokumen Sah

  LEBAK - Media Suarainvestigasi.Com  - Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh manajemen PT Bukit Nusa…

13 jam ago

JADI SOROTAN KEPALA SDN 2 JAGARAKSA AKUI JABAT SEKRETARIS BPD, DINAS TERKAIT DIMINTA TELAAH ATURAN

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Kepala SDN 2 Jagaraksa,…

15 jam ago

Jadi Penyebab Kemacetan, Kepala UPT Asrama Haji Grand El Hajj Minta Maaf Kewarga Perumahan dan Masyarakat Cipondoh Akui Over Kapasitas

  KOTA TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Sebabkan kemacetan, Kepala UPT Asrama Haji Cipondoh atau…

3 hari ago

Manasik Haji Anak TK di Asrama Haji Picu Kemacetan, Warga Keluhkan Akses Jalan Tertutup

  TANGERANG  -  Media Suarainvestigasi.com - Kegiatan manasik haji anak Taman Kanak-kanak (TK) yang digelar…

5 hari ago

Dugaan Pengeroyokan “SADARMAN LASE” Dipekan Sisarahili Bawolato, Terlibat Oknum Guru Jemaat BNKP Luahazuani!

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Dugaan pengeroyokan terhadap Sadarman Lase di Pekan Sisarahili, Kecamatan Bawolato,…

5 hari ago

Sebut Untuk Kepentingan Publik Kajari Kota Tangerang Jawab Pemberitaan Terkait Rp 246 Miliar

  Tangerang - Media Suarainvestigasi.com - Sempat menjadi perhatian publik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang…

6 hari ago