Categories: Daerah

Viral, ASN Nias Utara Dituduh Tertangkap Basah Dikamar Kos di Gunungsitoli, Ini Penjelasan dan Klarifikasi Kuasa Hukum Berinisial RMP

Nias Utara – Media Suarainvestigasi.com –Setelah viral di beberapa media online dan media sosial facebook beberapa hari lalu, laki-laki Ir. Rahman Muttaqien Purba, ST, yang dituduh tertangkap basah di salah satu kos-kosan di Kota Gunungsitoli dengan perempuan inisial US, kini Yalisokhi Laoli, S.H sebagai Kuasa Hukum atau Pengacara Ir. Rahman Muttaqien Purba, ST menyampaikan penjelasan dan klarifikasi kejadian sebenarnya, Selasa (02/09/2025).

Hal ini buntut atas viral nya berita di beberapa media online dan medsos lainnya beserta foto yang digunakan dalam pemberitaan. Diketahui, narasi berita serta foto yang digunakan tidak sesuai dengan tuduhan kepada oknum yang diberitakan tersebut.

Sontak foto serta narasi berita tersebut ramai dan menjadi perbincangan netizen. Banyak kalangan yang membenarkan, tak kurang juga yang meragukan tuduhan dalam foto dan narasi berita tersebut. Pasalnya, Ir. Rahman Muttaqien Purba, ST dan inisial US ditemukan dalam keadaan berbusana, lengkap ketika dilakukan pengerebekan oleh Opsnal Polres Nias atas laporan masyarakat sekitar.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Selasa (02/09/2025), Ir. Rahman Muttaqien Purba, ST
melalui Kuasa Hukum nya mengatakan bahwa kronologis kejadian sebenarnya sekitar beberapa tahun yang lalu, dimana Klien kami atas nama Ir. Rahman Muttaqien Purba, ST mengantarkan berupa dokumen dalam bentuk Map tertutup ke tempatnya inisial US, tidak seperti tuduhan yang dituliskan dalam pemberitaan di beberapa media online tersebut.

“Itu memang klien kami, tapi kronologi yang sebenarnya bukan seperti itu. Dalam pemberitaan dan foto itu, sepertinya klien kami difitnah kedapatan berduaan dalam kos-kosan sedang tertangkap basah dan seolah-olah melakukan hubungan asmara. Namun, faktanya klien kami memakai pakaian lengkap dan juga inisial US berpakaian lengkap,” ungkapnya, yang dikonfirmasi melalui via telepon atau seluler.

Lebih lanjut Yalisokhi Laoli, S.H sebagai Kuasa Hukum dari Ir. Rahman Muttaqien Purba, ST menjelaskan, bahwa kejadian sebenarnya adalah bermula pada saat klien saya mengantarkan berupa dokumen dalam bentuk Map tertutup kepada inisial US di kos-kosan tempat tinggal inisial US yang merupakan teman seprofesi PNS.

“Jadi waktu itu klien saya mengantarkan berupa dokumen dalam bentuk Map tertutup kepada inisial US yakni temannya seprofesi PNS di Kabupaten Nias Utara dan pada saat menyerahkan dokumen tersebut kepada US, tiba-tiba datang beberapa oknum Polisi dan menanyakan kenapa disini, lalu klien saya menjawab bahwa kedatangannya dalam rangka mengantarkan dan menyerahkan berupa dokumen, di saat itu Polisi menyampaikan bahwa kedatangan mereka yakni adanya pengaduan informasi dari masyarakat dan setelah dipastikan bahwa tidak sesuai informasi laporan pengaduan, maka tidak lama kemudian Polisi tersebut keluar dari tempat kos-kosan US menuju pulang,” terangnya.

Terkait tuduhan adanya hubungan asmara Ir. Rahman Muttaqien Purba, ST kepada salah seorang inisial US, Yalisokhi Laoli, S.H (Kuasa Hukum) meminta pihak yang menuduh untuk berhenti melakukan fitnah, jika ada tuduhan yang tidak benar dan berpotensi merusak reputasi klien saya, maka tidak segan-segan melakukan tindakan Hukum dan atau upaya Hukum untuk itu,” tegasnya Yalisokhi.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

8 jam ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

12 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

19 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

1 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago