Kericuhan di Looping Karawaci, Seorang Pemuda Diduga Alami Luka Tusuk

 

Tangerang Kota – Media Suarainvestigasi.com – Kawasan kuliner Looping Karawaci, Kota Tangerang, kembali ricuh. Seorang pemuda diduga menjadi korban penusukan dalam kericuhan yang terjadi Minggu (25/10/2026) dini hari sekitar pukul 00.50 WIB.

Kericuhan bermula dari adu mulut yang gagal dilerai hingga berujung pengeroyokan massal.

“Awalnya dengar ada yang ribut, pas dilihat ternyata benar ada yang berantem. Sudah coba dilerai malah makin panas, sampai akhirnya ribut semua, ramai sekali,” ujar salah satu pengunjung di lokasi yang enggan disebutkan namanya.

Situasi memanas setelah terdengar teriakan adanya korban penusukan dan senjata tajam.

“Pas lagi ada keributan, tiba-tiba dengar ada yang teriak ‘abang saya ditusuk’ sama ada lagi yang teriak ‘ada yang bawa sajam’. Sampai akhirnya makin parah, ada yang dikejar-kejar, ada yang memang ketangkap terus digebukin karena memang ada yang kena tusuk,” lanjutnya.

Pemicunya diduga sepele, yakni permintaan lagu yang tidak segera diputar hingga mematikan pengeras suara secara paksa.

“Katanya ada yang request lagu, cuma belum dibawakan, kayak dia minta buru-buru. Terus speaker dimatiin sama dia beberapa kali dan sudah ditegur juga sampai ada cekcok mulut, terus akhirnya ada keributan itu,” kata pengunjung lainnya.

Tindakan membawa senjata tajam dalam kericuhan tersebut merupakan pelanggaran serius. Kepemilikan dan penggunaan sajam tanpa izin diatur tegas dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 2 Ayat 1, dengan ancaman pidana penjara hingga 10 tahun.

Selain itu, aksi membuat kegaduhan di malam hari juga dapat dijerat Pasal 265 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Baru, yang mengatur pidana denda hingga Kategori II atau Rp10 juta bagi setiap orang yang mengganggu ketenteraman lingkungan dengan membuat hingar-bingar pada malam hari. Aturan serupa sebelumnya tercantum dalam Pasal 503 KUHP Lama dengan ancaman kurungan 3 hari atau denda.

Hingga kini, terduga pelaku penusukan yang membawa sajam dilaporkan belum tertangkap.

“Nah, yang bawa senjata itu enggak ketangkap katanya, jadi belum ketahuan. Tapi ada beberapa orang sama motornya dibawa sama polisi, salah satunya dia itu yang dipukuli warga dan pengunjung,” tuturnya.

Akibat kericuhan itu, sejumlah lapak pedagang rusak. Polisi telah mendatangi lokasi untuk pengamanan dan mengamankan beberapa orang beserta sepeda motor.

Korban diketahui berinisial IK, pegawai angkringan, dan G, penjaga parkir. Keduanya mengalami luka tusuk. Korban IK dilaporkan masih menjalani penanganan medis serius.

Penulis : Kri

suarainv

Recent Posts

Tokoh Muda Gununganten Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas : Soal Rumah Tangga Sekdes, Biarkan Diselesaikan Secara Musyawarah

  LEBAK – Media Suarainvestigasi.com - Tokoh muda kelahiran Desa Gununganten, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak,…

16 jam ago

Ketua Ormas GBNN Kritik Tajam: Mengintai Polemik Seleksi Desa Ombolata Simenari, Jabatan Berlalu Permusuhan Bisa Menetap “Horo Nga’oto”

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com - Ketua Ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN), Siswanto Laoli,…

1 hari ago

Listrik di Cipondoh Lake View Kembali Padam Kedua Kalinya, Warga Kecewa PLN Hanya Minta Maaf

  TANGERANG – Media Suarainvestigasi.com - Warga Perumahan Cipondoh Lake View (CLV) kembali mengeluhkan pemadaman…

2 hari ago

52 KPM Diduga Tak Kebagian Beras Bansos PBP, Plt Sekda Nias Selatan Siap Panggil Pj Kades Suka Maju Mohili!

  Nias Selatan - Media Suarainvestigasi.com -Dugaan persoalan penyaluran bantuan pangan Pemerintah di Desa Suka…

2 hari ago

Penjaringan Perangkat Desa Ombolata Simenari Dituding Kebocoran Soal Ujian, RDPU Tuntut Adik Wakil Walikota Gunungsitoli Buktikan Dalilnya

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gunungsitoli melalui Komisi I…

2 hari ago

Warga Perumahan Cipondoh Lake View Kembali Keluhkan Listrik Sering Padam, Kampung Sebelah Tetap Menyala

  TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com – Warga Perumahan Cipondoh Lake View (CLV) mengeluhkan pemadaman listrik…

2 hari ago