Categories: Lintas Peristiwa

Exspos Media Online: Diragukan Laporan TZ Dipolres Nias, Terkait Penghinaan Ahmad Yani Telaumbanua

Gunungsitoli, suarainvestigasi.com – Salah Satu Pemberitaan Media Online tanggal 07 Mei 2022, yang mengatakan Laporan TZ di Polres Nias diragukan kebenarannya tentang Penghinaan Wartawan oleh Ahmad Yani Telaumbanua karena TZ tidak lansung Berkomunikasi dengan yang bersangkutan namun didengar melalui orang lain lewat rekaman.

Hal itu dibantah TZ saat dikonfirmasi Melalui Telpon Selulernya No.085260xxxxxx Sabtu (07/05/2022) sekitar jam 22:45 wib malam.

Di sampaikan TZ Pelapor, Ahmah Yani Telaumbanua di Polres Nias Pemberitaan salah satu Media Online tersebut jelas hanya Opini saja. Karena dia tidak tau yang sebenarnya BB yang ada sama saya macam apa isi Pembicaraan Ahmad Yani didalam rekaman tersebut Perkiraan saya itu memperkeruh suasana dan melumpuhkan Laporan saya di Polres Nias”. Ucap TZ.

Lanjutnya, tadi siang tanggal (07/05/2022) saya telah dipanggil di Polres Nias untuk memberikan Keterangan atas laporan Saya terkait Penghinaan Ahmad Yani Telaumbanua dan sudah saya serahkan Rekaman tersebut di Polres Nias untuk ditindak lanjuti isi rekaman tersebut dan selanjutnya menunggu saksi dipanggil memberikan keterangan,”

Masih katanya TZ, Media Online tersebut Pernah konfirmasi melalui WhatSapp saya menanyakan tentang Laporan saya di Polres Nias saat itu saya arahkan dia untuk Konfirmasi saja lansung Mas di Polres Nias kan sudah saya laporkan,”

“Namun dia memaksa saya, “Ucap TZ” bertanya berupa apa saja Perkataan yang disampaikan Ahmad Yani dalam Penghinaan Wartawan berikut Konfirmasinya ;

Selamat pagi pak Temazaro Zebua, maaf mengagu pak, saya Delianus Harefa dari media Newssantikorupsi izin konfirmasi pak terkait laporan bapak tentang dugaan penghinaan terhadap wartawan dipolres Nias Izin pak , Apakah penghinaan tersebut disampaikan kepada bapak langsung oleh Ahmad Yani,,? Dan Apa kata-kata nya atau bahasanya menyampaikan kepada bapak sehingga bapak merasa bahwa itu penghinaan terhadap bapak sendiri,,? Izin penjelasan pak🙏”,

Jelas TZ lagi, ada salah satu memberikan tanggapan di Pemberitaan Media Online itu inisial (FZ) mengatakan tentang Laporan saya di Polres Nias mengatas mamakan wartawan. Padahal Laporan saya atas Penghinaan Prbadi bukan Wartawan begini Tanggapan tersebut dibawah ;

Saya baca Lucu aja melihat laporan TZ tentang Penghinaan terhadap wartawan, karena Belum ada disebut nama TZ dan media yang bersangkutan dalam rekaman itu, Dan sekarang mengatas namakan Wartawan buat laporan dipolres Nias, Sekarang Apa bukti TZ telah dihina Ahmad Yani melalui rekaman itu,,? Apa sudah disebutkan namanya,,? Makanya saya menduga kuat Laporan TZ tak Nyambung.”

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

6 jam ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

10 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

17 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

1 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago