Categories: Lintas Peristiwa

Tim Bappeda Dan Dinas Bina Marga Dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut Tinjau Jln Provinsi Di Kabupaten Nias Barat

Nias Barat, suarainvestigasi.com –Wakil Bupati Nias Barat menyambut kunjungan kerja dari Tim Bappeda dan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara. Tim dipimpin oleh Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Kewilayahan Bappeda Sumatera Utara. Kamis (08/07/2021).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia,MM,M.Si menyampaikan. Akses utama yang menghubungkan Kabupaten Nias Barat dengan Kabupaten/Kota lainnya terutama Kota Gunungsitoli dan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan yang merupakan pintu keluar masuk Ke-Kepulauan Nias sebagian besar kondisinya sangat memprihatinkan dan sulit dilalui oleh kendaraan baik roda 4 maupun roda 2.

Perlu diketahui bahwa sebagian besar ruas jalan dimaksud merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, antara lain:

1). Ruas Siwalawa II-Sirombu, yang merupakan akses jalan menuju Kabupaten Nias Selatan;
2). Ruas Dola-Duria;
Ruas Hilimbuasi-Mandrehe, termasuk di dalamnya Jembatan Oyo di Desa Tuwuna yang saat ini kondisinya rusak berat dan perlu penangangan segera (hal ini sudah ditinjau langsung dan dijanjikan oleh Bapak Gubernur pada saat berkunjung Ke-Kabupaten Nias Barat);
3). Ruas Mandrehe-Sirombu;
4). Ruas Lasara Bagaw-batas Kabupaten Nias Barat (merupakan akses pengubung Kabupaten Nias Barat dengan Kabupaten Nias Utara).
Pada kesempatan ini kami memohon kiranya pembangunan Jalan dan Jembatan tersebut dapat dibangun secara bertahap dan kalau memungkinkan penanganannya dapat di mulai pada Tahun Anggaran 2021 ini apabila dapat diusulkan melalui Perubahan APBD Tahun 2021 terutama ruas jalan Siwalawa II-Sirombu, dalam hal ini dari Simpang Fabaliwa/Tetesua menuju Simpang Tiga Lahomi, Harapnya.

Tim Provsu oleh Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Kewilayahan Bappeda Sumatera Utara Fuad Perkasa menyampaikan Jembatan Sungai Oyo dan beberapa Jalan yang rusak parah di Kabupaten Nias Barat menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan akan ditangani secara bertahap mulai tahun 2022. Khusus Pembangunan Jembatan Sungai Oyo pada ruas Jalan Hilimbuasi-Mandrehe, menjadi Prioritas pada Tahun 2022. Tim Provsu meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat untuk memfasilitasi pembebasan lahan agar kedepan tidak menjadi kendala pada saat Pembangunan Jembatan Sungai Oyo. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Nias Barat mengatakan masalah pembebasan lahan menjadi tanggung jawab Pemerintah KabupatenNias Barat.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

5 jam ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

8 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

16 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

1 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago