• Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
Suara Investigasi
Advertisement
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
Suara Investigasi
No Result
View All Result
Home Opini

Peringatan Hari Kemerdekaan HUT RI Ke-76 Tahun 2021 Ala Pancasila, Pandemi Covid-19

suarainv by suarainv
Oktober 1, 2021
in Opini
0 0
0

Kepulauan Nias, Suarainvestigasi.com –Bulan ini kita dihidangi dan dihiasi Pemandangan umbul-umbul warna-warni dengan berbagai macam model, ukuran, dan bentuk serta Bendera Merah Putih berkibar di seluruh Penjuru Tanah Air, di jalan raya, di kampung, di halaman rumah, di kantor-kantor, juga di sekolah, kendatipun dalam kondisi suasana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. (PPKM).

Tepat pada Tahun ini 17 Agustus 2021 kita kembali memperingati sebuah momen yang sangat bersejarah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai apapun yang kita, rasakan hati dan jiwa kita bersama pastinya tergugah dan terpanggil untuk mengenang Peristiwa bersejarah itu, yaitu Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Tidak terkecuali pada Tahun 2021 ini, kita masih diliputi perasaan waswas dan selalu menjaga diri dengan melaksanakan Protokol Kesehatan akibat Wabah Pandemi Covid-19.

Rasa ingin terlibat dalam eliforia kemeriahan Dirgahayu RI Tahun 2021 ini yang begitu kuat. Namun, kondisi dan situasi membatasi Kegiatan kita. Walaupun demikian, Peringatan HUT RI Ke-76 Tahun 2021 ini tetap dilaksanakan diberbagai Instansi, baik Pemerintahan maupun Swasta, meskipun secara Virtual atau dengan Protokol Kesehatan yang ketat akibat Pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Kemerdekaan berarti menyejahterakan, bukan untuk kepentingan Individu atau kelompok, melainkan Kemerdekaan untuk kepentingan seluruh Rakyat untuk Bangsa, dan seluruh elemennya sehingga Keadilan dan Kemakmuraan tidak hanya diperoleh oleh segelintir orang. Demikian pula dengan Implementasi Aturan dan Hukum berlaku untuk semua lapisan Masyarakat, siapapun dan apapun Profesinya, Jabatannya, dan Status Sosialnya.

Merdeka bukanlah dimaknai bebas tanpa Aturan. Merdeka juga bukan berarti semena-mena yang berkuasa. Akan tetapi. Merdeka berarti Membangun dengan Kekuatan Persatuan Bersama.

Semua terdapat dalam butir-butir Pancasila, yang disetiap Silanya bisa mendapatkan Pesan dan Harapan Suci para Pendahulu Bangsa, terutama ditengah kondisi Pandemi Covid-19 ini, kita dapat banyak belajar menghadapi Pandemi ini dari nilai-nilai Pancasila sehingga dapat Merdeka Lahir dan Bathin, yakni Sehat Jasmani dan Rohani.

Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa.

Indonesia dikenal Negara yang menjunjung nilai-nilai Ketuhanan dalam berbangsa dan Bernegara, setidaknya ada enam Agama yang saat ini diakui oleh Negara berdasarkan Penetapan Presiden Nomor. 01 Tahun 1965. Dengan kenyataan ini, kita harus merealisasikan bahwa dengan kita beragama dan menjalankan nilai-nilai Luhur yang setiap Agama ajarkan, kita harus mengaplikasikannya dalam kehidupan bernegara.

Mari kita ingat bahwa salah-satu faktor Bangsa ini bisa Merdeka adalah karena para Pahlawan kita dahulu menjunjung tinggi Keyakinan dan tawakal yang kuat kepada Tuhannya dalam menompang Ikhtiar menghadapi Penjajah kala itu. Dalam konteks kekinian, terutama dalam berperang melawan Pandemi Covid-19, seluruh Komponen dan Masyarakat Indonesia, tidak boleh lelah untuk berdoa dan mohon pertolongan kepada Tuhan agar musibah Covid-19 lekas sirna dari muka Bumi tercinta ini.

Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Berasap.

Pada Sila kedua ini mengandung nilai-nilai Luhur yang sangat tinggi yakni, “memanusiakan manusia” memosisikan Rakyat Indonesia pada Kodratnya sebagai Manusia, salah-satunya berhak mendapatkan perlakuan yang Adil dan Beradap dari Pimpinannya, Tetangganya, Koleganya, dan Alam sekitarnya.

Ditengah Pandemi Covid-19, nilai pada Sila kedua ini wajib diterapkan. Misalnya. Penegakan Hukum terkait dengan Pelanggaran atas Aturan PPKM, harus di Tegakkan secara Adil, tidak boleh memandang Status Sosial, kalau salah, ditegakkan Aturan Hukum. Dengan Keadilan yang diterapkan, secara Otomatis seluruh Rakyat akan taat terhadap Pemimpin dan Aturannya dalam menghadapi situasi Covid-19.

Selain itu, pemberian bantuan bagi Masyarakat yang terdampak, harus tepat sasaran dan pastinya tidak boleh “dicuil” sedikit pun karena itu merusak keberadaan Bangsa kita dimata Internasional. Masalahnya, bantuan Sosial pun di tengah krisis saat ini masih sempat-sempatnya di Korupsi.

Ketiga: Persatuan Indonesia.

Jikalau saat Bangsa ini di Jajah, Rakyat Indonesia ini tidak bersatu menghadapi Penjajah, Kemerdekaan yang hari ini kita Rayakan mungkin hanya angan-angan semata Puji Tuhan Maha Esa, Fanatisme dan Daerah kala itu tidak menyurut kegigihan Pahlawan kita.

Dalam Konteks Pandemi Covid-19, Sila ketiga dari Pancasila ini merupakan stimulus utama dalam menjaga “imun” Rakyat Indonesia. Seluruh Komponen Bangsa harus Bersatu dan Kompak dalam menghadapi Pandemi Covid-19 ini. Tidak lagi ada Kelompok ditengah Masyarakat yang mempercayai Covid-19 adalah konspirasi atau bahkan tidak percaya bahwa Virus Corona ada.

Marilah kita meninggalkan egoisme Pemahaman dan Pandangan atas musibah ini. Bagi yang Kelompok Masyarakat yang tidak percaya, minimal menghargai Saudara kita yang percaya dan Berdukacita terhadap Keluarga korban yang telah gugur karena Covid-19.

Persatuan dan Kekompakan bisa diwujudkan bersama-sama dengan menerapkan Protokol Kesehatan di tempat Umum secara disiplin dan berkomitmen bersama-sama untuk melawan Penyebaran Covid-19.

Keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikma Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.

Tidak ada ceritanya dalam Sejarah Bangsa ini, sebuah ” masalah” tidak dapat diselesaikan termasuk masalah musibah Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh Dunia, khususnya Indonesia.

Pendiri Bangsa ini telah memberi suri teladan kepada kita bagaimana langkah efektif dalam menemukan solusi pada setiap masalah yang dihadapi, seperti halnya dengan lahirnya Pancasila yang dilakukan dengan Musyawarah begitu pula yang harusnya kita lakukan untuk melahirkan Kesepakatan dalam menghadapi masalah Virus Pandemi Korona ini.

Sila keempat ini menjadi Pedoman utama kepada Pemerintah dalam mencari solusi atas musibah ini. Misalnya, melibatkan seluruh Komponen Bangsa dalam mengindentifikasi solusi apa kira-kira dalam mengatasi musibah ini. Selama ini, Kebijakan Pemerintah terkait dengan Penangan Covid-19 masih membingungkan Masyarakat.

Kelima: Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Dalam kasus Covid-19, Kebijakan Vaksin gratis untuk Masyarakat Indonesia adalah bentuk Implementasi nilai Sila kelima. Namun, yang jadi PR kita adalah data Penerima Bansos belum sesuai dengan fakta di lapangan sehingga banyak yang mendapatkan bantuan, tidak tepat sasaran.

Dalam masalah ini, Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia yang terdampak Pandemi Covid-19 harus di Tegakkan.

Diharapkan dengan kita belajar dari nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi musibah Pandemi Covid-19, kita kuat dan terus Berjuang sampai titik darah Penghabisan, seperti halnya para Pejuang Kemerdekaan RI Ke-76 Tahun yang lalu.

Semoga Penyebaran Covid-19 ini segera berakhir dan Masyarakat dapat Normal dan Sehat dalam menjalankan Aktifitasnya menuju Bangsa Indonesia yang Maju dan Sejahtera. (Amin).

 

Penulis dan Pengarang: Yosi Aro Zebua.
Kakorda: Media Suarainvestigasi.com.
Kepulauan Nias.
Sumatra Utara.

Previous Post

Pfizer Dosis 1 dan 2 Gencar di Serbuan Vaksinasi TNI-Polri yang di Gelar Koramil 01/Ts

Next Post

Per-Tanggal 29 September 2021, 55.857 Orang Warga Kabupaten Nias Telah Menerima Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

suarainv

suarainv

Next Post

Per-Tanggal 29 September 2021, 55.857 Orang Warga Kabupaten Nias Telah Menerima Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Maret 2019

Browse by Category

  • Budaya
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Legalitas Perusahaan
  • Lintas Peristiwa
  • Militer
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Tangerang Raya
  • Teknologi
  • TNI-Polri
  • Uncategorized
  • Vidio
  • Wisata

Search

No Result
View All Result

Recent News

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

April 2, 2026

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

April 2, 2026
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In