Kab.Tangerang, Suarainvestigasi.com –
SMK Negeri 6 Kabupaten Tangerang, Banten tercatat telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang dimulai sejak 1 September 2021 lalu, setelah sebelumnya mendapat izin dari Dindibkud Provinsi Banten. Satgas Covid-19 serta persetujuan dari orang tua siswa.
Pantauan awak media disekolah setempat, terlihat peserta didik mengikuti PTM terbatas dengan tertib, selain itu protokol kesehatan ketat juga menjadi prioritas dalam hal ini. Agar kenyamanan dan keselamatan siswa tetap terjaga selama mengikuti belajar tatap muka.
Sebelum memasuki ruang kelas, siswa terlebih dahulu dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun, setelah di arahkan untuk mencuci tangan dengan air yang mengalir lewat westafel yang telah tersedia. Selama mengikuti PTM didalam kelas, siswa tetap menggunakan masker dan menjaga jarak, begitu pun dengan tenaga pendidik sekolahnya.
Kepala SMK Negeri 6 kabupaten Tangerang Dianna Hermanto S.Pd yang disampaikan tenaga pendidik mengatakan, sejauh ini berjalan lancar sesuai dengan arahan yang berlaku. “PTM terbatas hanya diikuti 50 persen dari jumlah siswa per kelasnya, yang berlangsung dari Senin s/d Jum’at, terbagi menjadi 2 (Dua) sesi. Sesi 1 dimulai sejak pukul 07.00 sampai 10.00 WIB, sesi 2 pukul 13.00 sampai 15.30 WIB.” Ujarnya kepada wartawan Senin (20/9) diruang kantor sekolah setempat.
(Fajar)
Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Meski Sudah Tiga Bulan Bekerja, KY Ngaku Tak Dibayar…
Tangerang – Media Suarainvestigasi.com - Sebuah lahan yang berlokasi di Jalan Utama II Nomor…
Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Pernyataan bernada penghinaan terhadap masyarakat Suku Nias yang diduga dilontarkan…
Penanganan Kasus Dugaan Pengerusakan Sekretariat Pengurus Tanah Wakaf Makam Galeong Dinilai Mandek, Tersangka Belum…
JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Kinerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya…
Hiliduho Nias - Media Suarainvestigasi.com -Upaya penyelesaian secara humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Hiliduho…