Categories: Tangerang Raya

Pemkab Tangerang Gelar Rembuk Kesehatan untuk Menentukan Arah Pembangunan Kesehatan Masyarakat

TANGERANG, suarainvestigasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Rembuk Kesehatan Tahun 2023 di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/5/23). Kegiatan itu diikuti sejumlah perangkat daerah dan mitra pembangunan tersebut dilakukan untuk membangun komitmen bersama serta menentukan arah pembangunan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya dan Pemerintahan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Sri Indriastuti Widiyaningsih, menuturkan dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan perlu komitmen dan sinergitas dari seluruh pihak terkait, agar penanganan dan program-program dapat terlaksana dengan optimal.

“Melalui kegiatan rembuk kesehatan ini, maka harus adanya persamaan persepsi serta penguatan peran lintas sektor sehingga program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah dan seluruh stakeholder dapat dilakukan secara terintegrasi dan bersinergi serta tepat sasaran,” tuturnya.

Ia mengatakn melalui kegiatan ini pula langkah selanjutnya akan dirumuskan untuk nantinya ditindaklanjuti dengan program-program yang tepat sasaran dan terintergrasi.

“Kami berharap kedepannya pembangunan kesehatan di Kabupaten Tangerang dapat semakin baik serta meningkatnya derajat kesehatan sehingga bisa mendongkrak indikator makro untuk pembangunan, yakni indeks pembangunan manusia dengan peran seluruh pihak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Muchlis, menuturkan tahun ini ada sejumlah permasalahan yang difokuskan, diantaranya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), penurunan jumlah prevalensi stunting, serta penguatan posyandu.

“Dalam penurunan AKI/AKB dan penurunan prevalensi stunting, kami berupaya untuk berkolaborasi dengan sejumlah pihak dan juga perangkat daerah terkait serta adanya penambahan alat ukur atau antropometri pada 2.400 posyandu,” tuturnya.

Diketahui, saat ini Pemkab Tangerang menargetkan penurunan stunting hingga 14 persen. Sedangkan target penurunan AKI yakni pada angka 54 persen dan AKB sekitar 3 persen.

“Kami berharap program-program yang sudah berjalan, dapat diteruskan dan untuk program yang belum maksimal dapat dilakukan kolaborasi. Kami tidak pernah berhenti terus melibatkan lintas sektor untuk berupaya menurunkan angka kesakitan dan kematian guna meningkatkan angka harapan hidup di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Tangerang

suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

1 hari ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

2 hari ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

2 hari ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

2 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

4 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

4 hari ago