Warga Desa Cibogo Temukan Mortir Saat Mencangkul Kebunnya

Kabupaten Tangerang, Suarainvestigasi.com – Telah di temukan sebuah Mortir oleh seorang warga pada pukul 15.00 di Kampung Kedokan, rt 007/002, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, jumat (21/2/2020)

 

Mortir tersebut di temukan oleh Sumedi (53) pemilik kebun yang di temukan mortir dan Muhamad Adam (39)

 

Kronologi penemuan mortis tersebut saat Sumedi (53) sedang mencangkul, untuk menanam pohon pisang sekitar pukul 13.30 wib sampai pukul 15.00 wib  cangkulnya mengenai benda keras. Kemudian ia melanjutkan mencangkul karna merasa aneh dengan benda keras tersebu, tak lama anak Sumedi yaitu Bayu (10) mencoba menarik benda tersebut namun tidak bisa. Terlihat seperti ada baling-baling di bagian benda tersebut yang menyerupai mortir Sumedi langsung menghubungi Muhamad Adam (Jaro Akri). 

 

“saya sedang mencangkul di temani anak saya Bayu, terus pas mau cangkul sebelah sini keras keras sama anak saya mau di angkat tapi berat, terus saya perhatikan bendanya mirip mortir saya langsung pergi sama anak saya karna tajut meledak dan langsung telpon Jaro Akri” jelas Sumedi (53) saat di temui di lokasi kejadian

 

Setelah mendapat kabar dari Sumedi kemudian Muhamad Adam (Jaro Akri)  langsung menghubungi Polsek Cisauk dan Kepala Desa Cibogo Abdus .

 

Tidak lama kemudian Wakapolres Tangsel Kompol Didik Putra Kumcoro.S.IK.,M.Si di Dampingi Oleh Kapolsek Cisauk Akp Rolando V.A Hutajulu,SH.,MH. dan Sat Reskrim serta
Sat Sabhara Res Tangsel Datang Ke TKP.
Anggota Sat Reskrim Polres Tangsel Mengamankan TKP Dengan Memasang Police Line Serta Menghubungi Unit Jibom Gegana Polda Metro Jaya.

 

Pukul 17.54 Team Jibom dari Gegana Polda Metro Jaya tiba di lokasi sebanyak 4 Pers Pimpinan Bripka Syawal A. Siregar. Sebelum pengambilan mortir oleh Team Jibom PMJ di laksanakan APP yang di Pimpin oleh Akp. Rolando V.A Hutajulu. SH. MH di dampingi oleh Akp.II Sutarman (Kasat Shabara Polres Tangsel)

 

Bripka Ristu MU Team Jibom Gegana PMJ mulai masuk TKP untuk pengecekan awal sebelum pengangkatan Mortir tersebut. Mortir dapat di angkat dan di amankan oleh Jibon Gegana PMJ untuk di bawa ke Komando Gegana PMJ

 

“Bom Militer Jenis Mortir berkarat masih aktif ukuran diperkirakan panjang -+ 35 Cm, Diameter -+9,5 Cm sisa Perang Dunia ke 2 Karena area lahan tersebut bukan lahan untuk latihan Militer” ujar Bripka Syawal A Siregar

 

Guna Penyelidikan Lebih Lanjut Mortir Tersebut di amankan  oleh Unit Jibom Gegana Polda Metro Jaya Untuk di Titipkan di Sat Jibom Pas Gegana Kelapa Dua.

Untuk Area Lahan tersebut di nyatakan aman dan di himbau kepada masyarakat apa bila menemukan benda benda yang mencurigakan segera melaporkan ke Kepolisian terdekat untuk di tindak lanjuti 

(es)
suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

14 jam ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

18 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

1 hari ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

2 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

4 hari ago