• Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
Suara Investigasi
Advertisement
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
Suara Investigasi
No Result
View All Result
Home Budaya

Nikah Sirih Menurut Pandangan Imam Addaruqutni – Guru Besar Profesor Dr.H Ahmad Sutarmadi

suarainv by suarainv
Februari 7, 2020
in Budaya
0 0
0

 

 

Jakarta Pusat – Suara Investigasi – Kamis, 6 Februari 2020. Tim awak media bertemu Anggota MUI Pusat di Kantor MUI Pusat Jakarta H. Imam Addaruqutni dan Guru besar Profesor Dr H Ahmad Sutarmadi Guna mempertanyakan Sudut Pandang Nikah Siri dalam ajaran Islam dan Negara.

 

MUI menegaskan, “tidak menganjurkan umat Islam menikah siri karena hukumnya tidak berdasar atau tidak ada pengakuan negara. Sebab nikah siri akan rentan terjadi sengketa berkepanjangan.

 

“MUI mengimbau masyarakat agar menikah secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ucap Imam Addaruqutni di Jakarta, Kamis (6/2/2020), saat diwawancara wartawan di Kantor Pusat MUI Pusat, Jakarta.

 

Sekretaris General Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia ini juga berujar meskipun nikah sirih disahkan secara agama, namun pernikahan tersebut tetap tidak memiliki kekuatan hukum.

 

Jika nikah sirih dilakukan, maka akan menyebabkan kerugian bagi istri maupun anak di kemudian hari, karena tidak berdasar hukum.

 

Pernikahan seperti itu, seringkali menimbulkan dampak negatif bagi istri dan anak yang dilahirkan. Hal-hal yang merugikan di antaranya perihal hak-hak mereka seperti nafkah ataupun hak warisannya.

 

Jika ingin menuntut pemenuhan hak-hak tersebut, juga seringkali mengalami sengketa, karena tidak adanya bukti catatan resmi perkawinan yang sah.

 

Guna menghindari kemudaratan, MUI sepakat bahwa pernikahan harus dicatatkan secara resmi di instansi yang berwenang.

 

Menurut Imam Addaruqutni menambahkan pernikahan di bawah tangan atau nikah sirih dapat disahkan hukumnya apabila memenuhi syarat dan rukun nikah.

 

Adapun rukun pernikahan dalam Islam antara lain dihadirin pengantin laki-laki atau pengantin perempuan dan wali maupun dua orang saksi laki-laki, mahar sekaligus ijab kabul. Meski begitu, pernikahan tetap bisa dapat dikatakan haram apabila menimbulkan mudarat (dampak negatif).

 

Sebelumnya, MUI juga telah mengeluarkan fatwa tentang pernikahan sirih sesuai hasil keputusan Ijtima Ulama se-Indonesia ke-2 di Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur tahun 2006.

 

MUI sendiri berpandangan tujuan pernikahan itu sangat mulia yaitu mengangkat harkat dan martabat manusia yang tidak sekedar memenuhi kebutuhan nafsu dasar manusia saja atau kebutuhan seks semata. Selain itu, pernikahan juga dipandang sebagai sebuah institusi.

 

Menurut UU No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

“Pernikahan merupakan institusi yang sakral, yang harus dijaga dan dipelihara. Tidak boleh direndahkan dan dijadikan sebagai komoditas perdagangan semata. Jika hal tersebut terjadi maka sama halnya merendahkan nilai-nilai kemanusiaan,” papar Imam Addaruqutni.

 

Saat ditanya Kepala KUA yang menjadi wali nikah siri. Imam menjelaskan itu sudah tidak benar, dan bisa-bisa di pecat. Seharusnya sebagai Kepala KUA sudah paham persis hukum yang dikeluarkan oleh MUI.

 

“Kalau ada Kepala KUA yang menjadi wali nikah siri, kalau kedapatan pasti dipecat. Itu sudah pelanggaran berat,” tegas Imam Addaruqutni.

 

Apalagi saat wartawan menanyakan bahwa nikah sirih tersebut dilakukan oleh oknum PNS, Imam Addaruqutni mempertanyakan apakah oknum PNS tersebut masih memiliki suami atau istri.

 

“Kalau sudah janda, tidak masalah, kalau nikah siri dilakukan dengan ada saksi dan wali kedua belah pihak. Namun, kalau berstatus PNS itu, itu bisa saja jadi masalah dalam pekerjaannya, karena PNS tidak diperbolehkan melakukan nikah siri” tandasnya.

 

Dan menurut Peraturan Pemerintah No.45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil.
Dalam PP No 45 tahun 1990 sudah ada aturannya untuk menikah sirih atau poligami.

 

Sesuai Peraturan Pemerintah No.53 tahun 2010 tentang Sangsi Disiplin Anggota Sipil Negara.
(Andre/TIM)

Previous Post

Lincon Lumban Tobing: Berharap Pemkab Asahan, Carikan Solusi Lahan Pemakaman Nasrani

Next Post

Para Kontingen Dari PWI Dan SMSI Disambut Dengan Pakaian Adat Kalimantan Di Bandara Syamsudin Noor

suarainv

suarainv

Next Post

Para Kontingen Dari PWI Dan SMSI Disambut Dengan Pakaian Adat Kalimantan Di Bandara Syamsudin Noor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Maret 2019

Browse by Category

  • Budaya
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Legalitas Perusahaan
  • Lintas Peristiwa
  • Militer
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Tangerang Raya
  • Teknologi
  • TNI-Polri
  • Uncategorized
  • Vidio
  • Wisata

Search

No Result
View All Result

Recent News

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

April 2, 2026

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

April 1, 2026
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In