Categories: Daerah

Di Duga Warga Kesal Mobil Milik Perusahaan PTPN Dengan Muatan Melebihi Kapasitas Tonase Degan bebas Melintasi Jalan Poros Desa Tanpa izin Dari Pihak Desa Dan Warga Sekitar

Lebak – Media Suarainvestigasi. Com – Warga Dirugikan Perusaahan Seenaknya Memakai insfaktruktur Jalan Poros Desa Yang baru Selesai dibangun Oleh Pihak Desa dengan memakai Anggaran DD tahun 2025. Warga Merasa kecewa Dengan adanya Mobil perusahaan yang sering Melintasi lingkungan mereka dengan muatan yang penuh, atau melebihi kapasitas, Karena jika jalan sudah rusak pihak perusahaan tidak pernah bertanggung jawab, melainkan Beralih ke jalan lain, Jalan poros desa Yang ada di kampung Margaluyu-Cihaur Desa Leuwidamar Kecamatan Leuwidamar kabupaten Lebak provinsi Banten. Kamis 16 Oktober 2025

Menurut keterangan dari warga Margaluyu/Bpp yang ingin namanya dirahasiakan, menerangkan pada awak media, “Untuk bagi saya mah sangat merasa keberatan, karena jalan posor desa ini bukan diperuntukkan untuk perusahaan, karena kalo sudah rusak mah dia tidak akan bertanggung jawab, Melainkan lari lagi ke jalan dia jalan perusahaan, Iya semua masyarakat juga Pasti merasa keberatan Karena tidak ada tanggung jawab nya,” Terangnya.

Saat awak media Mengonfirmasi Kades Leuwidamar, Via pesan WhatsApp, Kades Memberikan Hak jawabnya, “Waalaikumsalam saya kembalikan ke masyarakat, sekitar untuk mengizinkan atau tidak kendaraan perusahaan itu membawa muatan berat, ke jalan desa,, tapi yang jelas kami selaku pemerintah desa menghimbau, kepada seluruh masyarakat setempat. Agar dapat membatasi kendaraan-kendaraan yang bermuatan Melebihi kapasitas, Jalan itu sendiri.. karena yang akan rugi tentunya masyarakat itu sendiri, ketika jalan yang dilalui cepat rusak.” Tegasnya.

Lanjut awak media Mengonfirmasi (Nugraha), Selaku Mandor besar di perusahaan PTPN tersebut, Lewat sambungan WhatsApp, dan menanyakan sejauh mana pertanggung jawaban perusahaan jika jalan desa itu rusak, dan Sudah memiliki izin lintas atau belum dari warga sekitar juga dari desa tersebut, Namun sangat Disayangkan Ia tidak mau memberikan Keterangan yang lengkap, Melainkan hanya membalas singkat saja, dan mengirimkan Satu kontak WhatsApp Bernama Aat, “Tanya aja ke orang ini,, yang diberi mandat dari kantor,” Jelasnya singkat.

Langsung Awak media Konfirmasi ke Aat, Selaku Mandor Sawit Juga, Sama halnya Dengan Nugraha, Aat juga tidak memberikan jawaban apa-apa, Dan hanya dibaca saja pesan pertanyaan dari wartawan, Patut diduga Ia alergi terhadap wartawan dan Kurang Transparan.

Sesampainya Pemberitaan ini diterbitkan Kami masih mendalami Kasus ini, dan juga Berusaha Mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk dimintai hak jawabnya, agar pemberitaan kami berimbang.

Epul/Tim

suarainv

Recent Posts

Pembangunan Irigasi Yang Bersumber Dari Anggaran BKP Provinsi di Gunungsitoli Utara Mencapai Progres 45%

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Sebagaimana tudingan sebelumnya tentang pemberitaan, bahwa pembangunan yang bersumber dari bantuan…

19 jam ago

Camat Parung Panjang Terkesan Tutup Mata, Lokasi Galian C Tak Kunjung Ditutup

  Tangerang - Media Suarainvestigasi.com - Janji Camat untuk menutup Tambang Galian C ilegal di…

19 jam ago

Humas FWJ Indonesia provinsi Banten meminta Audit proyek Revitalisasi SDN Serdang wetan Legok

  TANGERANG — Media Suarainvesrigasi.com - Proyek revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Sekolah Dasar di SD…

2 hari ago

LSM Garuda Nasional Desak Bupati Nias Selatan, Segera Copot Pj Kepala Desa Suka Maju Mohili Diduga Gelapkan Bansos

  Nias Selatan - Media Suarainvestigasi.com -Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sumut Lembaga Swadaya Masyarakat…

6 hari ago

Aliansi AMPERA Nias Resmi Menetapkan Kepengurusan Baru, Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Hingga 2029

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Aliansi Massa Pergerakan Rakyat Nias (Ampera Nias) resmi menetapkan kepengurusan…

6 hari ago

Oknum ASN Nias Utara Terseret UU ITE Terlapor di Polres Nias, Menghina Profesi Jurnalis Saat Siaran Langsung

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Tidak terima profesinya dihina, Avril Laoli seorang jurnalis Kota Gunungsitoli…

7 hari ago