Categories: DaerahKesehatan

Duhh.!.Pasien Fositif Covid-19 di Asahan Tambah Lagi

Asahan – Suarainvestigasi.com – Pasien positif COVID 19 di Kabupaten Asahan bertambah satu orang lagi. Pasien tersebut HR, 52 tahun warga Kecamatan kota Kisaran Timur.

Penjelasan itu dikatakan langsung Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Asahan, H. Rahmat Hidayat Siregar, kepada media, Rabu (22/04/2020).

‘Hari ini, tim gugus tugas Asahan menerima surat dari Kementerian Kesehatan RI, melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Balai Besar Laboratorium Kesehatan dengan surat No : UM.01.05/XL.I/1308/2020 menerangkan hasil test HR warga Asahan positif Covid-19″ jelas Rahmat.

Selanjutnya Rahmat menjelaskan dengan bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19. Maka pasien penderita Covid bertambah menjadi empat orang. Diantaranya dua orang dalam perawatan, satu orang meninggal dunia dan satu orang lagi telah sembuh,” terangnya

Masih dikatakan Rahmat, HR adalah merupakan istri dari Kadis P2KBP3A (Pengendalian penduduk keluarga berencana & pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak) Kab Asahan, ML, 56 yang saat ini juga masih dalam perawatan tenaga medis dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dan kita masih menunggu hasil test Swab ML keluar, kata Rahmat.

Jadi PDP di Asahan saat turun menjadi dua orang dari sebelumnya tiga orang,” papar Rahmat Hidayat

Dijelaskan Rahmat, bahwa HR, bersma ML suaminya sudah menderita sakit sejak 14 Maret 2020 telah ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan. Itu dikarenakan ML dan HR menujukkan gejala Covid.

Memang secara rutin keduanya memeriksa kesehatannya. Saat diperiksa menggunakan alat rapid test pada 9 April 2020, keduanya dinyatakan positif dan ditetapkan sebagai PDP. Selanjutnya dirujuk ke RS Martha Friska Medan guna menjalani perawatan pengobatan

“Sampai hari ini pun keduanya masih dalam perawatan medis. Kita minta dan berdoa semoga mereka cepat sembuh,” jelas Rahmat

Terkait status ML dan HR semua pihak keluarganya sudah dilakukan pemeriksaan serta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. dan sampai saat ini tidak ada menunjukkan gejala. Semua sudah kita lakukan sesuai protokol Covid-19,” jelas Hidayat.

“Sekali lagi Kami imbau masyarakat jangan panik dan tetap mengikuti anjuran pemerintah supaya memilih diam dan berada di rumah.(Haidir/Ant Siregar)

suarainv

Recent Posts

Disebut Bukti Sudah Lengkap, Kasus Pengerusakan Sekretariat Makam Galeong Mandek

  Penanganan Kasus Dugaan Pengerusakan Sekretariat Pengurus Tanah Wakaf Makam Galeong Dinilai Mandek, Tersangka Belum…

2 hari ago

Korupsi Proyek DKI Disorot, Polisi Watch Desak Ditreskrimsus Jangan Tutup Mata!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Kinerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya…

2 hari ago

Polsek Hiliduho Berhasil Mediasi Kedua Pihak Yang Bertikai, Antara Bos KDMP & Pekerja Akhirnya Sepakat Berdamai

  Hiliduho Nias - Media Suarainvestigasi.com -Upaya penyelesaian secara humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Hiliduho…

3 hari ago

‎Proyek Rumah Aspirasi Posandra di Legok Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Minim Keterbukaan Informasi

‎ ‎ ‎Kab.Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek pembangunan Rumah Aspirasi Posandra yang dikaitkan dengan…

3 hari ago

Miris…!!!Proyek Hotmix Aspirasi Dari Anggota Dewan diduga jadi ajang korupsi

  Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek pengaspalan jalan (hotmix) di Kampung Cibango RW 06,…

4 hari ago

PLN UP3 Nias Gandeng PPN Jangkau Warga Kurang Mampu di Gunungsitoli Utara

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN), PLN UP3 Nias…

5 hari ago