Categories: Daerah

FARPKeN Geruduk Kejari Gunungsitoli Pertanyakan Laporan Korupsi Mandek & Protes Kebijakan Dilarang Membawa Hp Konfirmasi!

Gunungsitoli – Media Suarainvestigasi.com –Aksi damai yang digelar oleh Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKeN) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Senin (12/01/2026) berujung kekecewaan mendalam.

Massa aksi yang terdiri dari beberapa aktivis, LSM, jurnalis, dan masyarakat meluapkan rasa kekecewaan dengan menampilkan tarian adat Nias atau maena di depan Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli jalan Soekarno No.9 sebagai simbol protes moral terhadap pelayanan hukum yang dinilai tertutup dan tidak responsif.

Kekecewaan massa memuncak setelah Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli tidak bersedia menemui massa aksi dengan alasan sedang mengikuti kegiatan Zoom meeting. Massa telah menunggu berjam-jam di bawah terik matahari. Upaya koordinasi yang dilakukan pihak Polres Nias agar Kajari bersedia menemui massa pun tidak membuahkan hasil.

Dalam aksi tersebut, FARPKeN menuntut Kejaksaan Negeri Gunungsitoli agar memberikan kepastian hukum terhadap laporan-laporan masyarakat yang telah bertahun-tahun disampaikan mandek, namun hasil tidak menunjukkan perkembangan yang jelas.

“Massa juga mempertanyakan tentang perbedaan perlakuan dalam penanganan perkara, khususnya terkait penahanan anggota Komisioner Bawaslu Kota Gunungsitoli. Kasus yang awalnya diduga berkaitan dengan kegiatan fiktif Pokja Bawaslu, namun penahanan dilakukan atas dasar dugaan pungutan liar (pungli), dinilai janggal bila dibandingkan dengan sejumlah kasus dugaan korupsi dana desa yang memiliki temuan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah namun justru diberikan ruang pengembalian dengan cara dicicil tanpa batas waktu yang jelas,” seruan FARPKeN.

FARPKeN juga menyoroti SOP pelayanan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli yang dinilai mempersulit masyarakat dalam memperoleh informasi terkait laporan pengaduannya. Larangan membawa telepon genggam dan tas ke dalam ruangan jaksa saat hendak melakukan konfirmasi dinilai tidak mencerminkan asas keterbukaan informasi publik dan pelayanan publik yang prima transparansi.

Pimpinan Aksi FARPKeN, Helpin Zebua, menegaskan bahwa sikap Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli sangat disesali karena dinilai mencederai hak masyarakat.

“Sikap Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli hari ini betul-betul sangat tidak terpuji merendahkan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan meminta informasi di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli. Kami sangat menyayangkan karena beliau tidak mau dan tidak berani menemui massa untuk berdialog secara terbuka, padahal kami datang secara damai dan sah menurut undang-undang,” tegas Helpin Zebua kepada awak media.

Helpin menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga Kepala Kejari Gunungsitoli berikan tanggapan dan masyarakat mendapatkan jawaban sesuai.

“Kami berkomitmen akan melakukan aksi lanjutan hingga seluruh tuntutan yang kami sampaikan hari ini dijawab langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli. Kami tidak akan berhenti sebelum masyarakat memperoleh kepastian hukum dan keterbukaan informasi,” pungkasnya.

FARPKeN menyatakan bahwa aksi lanjutan akan digelar dalam waktu dekat dengan tuntutan yang sama, hingga Kejaksaan Negeri Gunungsitoli memberikan kepastian hukum, keterbukaan informasi, serta perbaikan pelayanan publik yang adil dan bermartabat.

Masa FARPKeN terpantau menyanyikan lagu Indonesia raya bersama pihak keamanan dari Polres Nias sebelum membubarkan diri dengan tertib dan aman tanpa ada pelanggaran hukum massa menuju Sekretariat FARPKeN.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Tokoh Muda Gununganten Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas : Soal Rumah Tangga Sekdes, Biarkan Diselesaikan Secara Musyawarah

  LEBAK – Media Suarainvestigasi.com - Tokoh muda kelahiran Desa Gununganten, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak,…

6 jam ago

Ketua Ormas GBNN Kritik Tajam: Mengintai Polemik Seleksi Desa Ombolata Simenari, Jabatan Berlalu Permusuhan Bisa Menetap “Horo Nga’oto”

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com - Ketua Ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN), Siswanto Laoli,…

21 jam ago

Listrik di Cipondoh Lake View Kembali Padam Kedua Kalinya, Warga Kecewa PLN Hanya Minta Maaf

  TANGERANG – Media Suarainvestigasi.com - Warga Perumahan Cipondoh Lake View (CLV) kembali mengeluhkan pemadaman…

1 hari ago

52 KPM Diduga Tak Kebagian Beras Bansos PBP, Plt Sekda Nias Selatan Siap Panggil Pj Kades Suka Maju Mohili!

  Nias Selatan - Media Suarainvestigasi.com -Dugaan persoalan penyaluran bantuan pangan Pemerintah di Desa Suka…

1 hari ago

Penjaringan Perangkat Desa Ombolata Simenari Dituding Kebocoran Soal Ujian, RDPU Tuntut Adik Wakil Walikota Gunungsitoli Buktikan Dalilnya

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gunungsitoli melalui Komisi I…

2 hari ago

Warga Perumahan Cipondoh Lake View Kembali Keluhkan Listrik Sering Padam, Kampung Sebelah Tetap Menyala

  TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com – Warga Perumahan Cipondoh Lake View (CLV) mengeluhkan pemadaman listrik…

2 hari ago