Categories: Daerah

GALIAN TANAH MERAH DIDUGA ILLEGAL KEMBALI BEROPERASI DI DS. DANGDEUR KEC. BUNGURSARI,SEGERA SIDAK

PURWAKARTA | Suarainvestigasi.com – Setelah TIM Gabungan Kementrian Lingkungan Hidup (KLHK) menghentikan Kegiatan Galian Ilegal di daerah sukatani pada (12/3/2021) lalu, tambang galian tanah merah diduga tidak memilik ijin kembali beroperasi di Kp. Asem Desa Dangdeuer kec. Bungursari kab. Purwakarta.

Penambangan galian tanah illegal yang menimbulkan dampak kerusakan lingkungan, Aktivitas tersebut menimbulkan kerusakan lingkungan dan membahayakan kehidupan masyarakat di wilayah sekitarnya

Dengan adanya aktifitas galian tersebut terlihat sekitar 2 km jalan amblas akibat tanah yang labil akibat dilalui truck yang bermuatan berat dan ditambah lagi akan mengakibatkan kerusakan struktur tanah akibat aktivitas penambangan yang masif tersebut, sehingga dikawatirkan dapat menimbulkan tanah longsor saat musim penghujan tiba.

Pantauan awak dilokasi, tidak satupun pengelola berada ditempat hanya terlihat truck pengangkut tanah keluar masuk lokasi, serta dua unit Exafator (Beko) sedang beroperasi melakukan aktifitas

ketika awak media mempertanyakan kepada salah seorang pekerja “pengawasnya lagi pergi pak dari tadi, mungkin ke buangan ini baru buka empat hari yang lalu ” ujarnya.

Ditempat terpisah Pejabat sementara (PJS) desa dangdeur Kec. Bungursari Asep faturahman didampingi Sekertaris desa ketika dikomfirmasi perihal keberadaan akrivitas galian tanah merah di wilayahnya selasa (31/8/2021) ” Saya baru dua hari menjabat sebagai PJ disini, dan sama sekali belum cek lokasi, dengan catatan kalau dia mempunyai ijin harus ada pemasukan desa kalau tidak harus tutup”

( Tedi )

suarainv

Recent Posts

Dua Orang Saksi Bersama Pelapor Datangi Reskrim Polres Nias Memberikan Keterangan Atas Terlapor NL Oknum Guru PPPK

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Dua orang saksi bersama korban pada hari ini, Rabu (14/01/2026) mendatangi…

3 jam ago

Dugaan Pencemaran Nama Baik: Yayasan Istana Hati di Laporkan di Polres Binjai, Pemecatan Guru Dipertanyakan Bohongi Publik

Sumut - Media Suarainvestigasi.com -Seorang warga Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara, Irvan Dhani (39), resmi…

9 jam ago

Diduga Pungli Berkedok “Uang Kas”, SMPN 1 Leuwidamar Kini Dunia Pendidikan Kembali Tercoreng

Lebak - Media Suarainvestigasi.com - SMP Negeri 1 Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, disorot publik setelah…

1 hari ago

FARPKeN Geruduk Kejari Gunungsitoli Pertanyakan Laporan Korupsi Mandek & Protes Kebijakan Dilarang Membawa Hp Konfirmasi!

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Aksi damai yang digelar oleh Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias…

1 hari ago

Viral Pelayanan Buruk: Warganet Hujat Pedas RSUD Thomsen Nias di Facebook, Nyatakan Pernah Mengalami Kejadian Yang Sama!

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Viral buruknya kualitas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M.…

2 hari ago

Heboooh !!! Proyek Alun-Alun Lebak Ruhay Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe

Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Proyek Alun-Alun Lebak Ruhay Disorot: PUPR Gagal, Penambahan Anggaran Dicurigai.…

3 hari ago