Gunungsitoli – Media Suarainvestigasi.com –Sebagaimana tudingan sebelumnya tentang pemberitaan, bahwa pembangunan yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Sumatera Utara yang di alokasikan pada pembangunan rehabilitas jaringan irigasi di Afia tidak sesuai spek.
Pihak kontraktor dari CV. Permata Jennita atas nama Reformasi Zega meluruskan pemberitaan miring tersebut melalui konferensi pers saat dilapangan, Kamis (24/09/2026).
Melalui konferensi pers, bahwa pekerjaan yang dipercayakan oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli kepada kami selaku pihak kontraktor hingga sampai sekarang pekerjaan itu tidak ada yang salah,” ujar Reformasi Zega.
Demikian juga dengan disetiap kami melakukan pekerjaan, kami selalu diawasi oleh pengawas dari pihak PUTR Kota Gunungsitoli,” jelasnya Reformasi.
Tambahnya, kami bekerja sesuai spek atau gambar dengan yang sudah direncanakan oleh pihak PUTR Pemerintah Kota Gunungsitoli, tidak ada pekerjaan yang kami tutup-tutupi disini.
“Pembangunan rehabilitas jaringan irigasi di Afia adalah kepentingan masyarakat banyak, pekerja disini juga masyarakatnya dan tidak ada permainan dalam pekerjaan ini, dengan adanya pekerjaan yang dialokasikan oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli tentunya sangat membantu pendapatan ekonomi masyarakat,” tegasnya Reformasi Zega.
Dalam hal yang sama juga, seorang tokoh masyarakat menyesali tudingan liar melalui pemberitaan yang tidak baik dari orang-orang tertentu.
Besokhi Ziliwu alias Ama Ifan selaku tokoh masyarakat dan sekaligus anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lasara Sowu meluruskan tudingan tersebut melalui pemberitaan yang tidak benar,” sesalnya.
Kami selaku masyarakat sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli atas kerja keras Bapak Sowa’a Laoli selaku Walikota Gunungsitoli yang memperhatikan Desa kami terutama pada pengalokasian pembangunan rehabilitas jaringan irigasi khusunya di Dusun IV Desa Tetehosi Afia,” ucapnya Besokhi Ziliwu.
Tambahnya Besokhi Ziliwu, sejak pembangunan rehabilitas jaringan irigasi ini telah terpasang, baru masyarakat merasa senang, sebelumnya rumah warga selalu terkena banjir bila hujan, airnya meluap hingga sampai ke jalan.
Terkait pada tudingan pekerjaan asal sudah dan tidak sesuai perencanaan, informasi itu tidak benar, saya lihat setiap hari para pekerja selalu di awasi oleh pihak PUTR yang selalu berdiri dan memantau dilokasi proyek,” tegasnya Besokhi Ziliwu.
Ditempat terpisah, Siswanto Laoli selaku pegiat anti korupsi ketika dimintai tanggapannya oleh awak media tentang pekerjaan pembangunan jaringan irigasi di Afia tersebut.
Siswanto Laoli menjelaskan, bahwa pekerjaan yang sedang dikerjakan oleh pihak rekanan, kita tidak boleh mengganggu karena pekerjaan itu masih hak rekanan,” ucapnya.
Pembangunan/Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Afia Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 8.624.566.000 yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Tahun Anggaran 2026, baiknya kita mendukung pihak kontraktor melalui kritikan, supaya pembangunan tersebut bisa berguna bagi masyarakat setempat,” jelasnya Siswanto Laoli.
Masyarakat jangan pernah menganggap dirinya untuk menjadi tim audit atau penyidik dalam pekerjaan pihak rekanan, sebab kita harus mampu mengenal diri sendiri, jangan karena ego atau unsur lain sehingga orang lain bisa dirugikan oleh kepentingan yang tidak berdasar,” sesal Siswanto Laoli.
Saya mengajak masyarakat Desa Tetehosi Afia untuk saling mendukung pada pembangunan jaringan irigasi afia yang sudah mencapai progres kegiatan kurang lebih 45% yang sedang dikerjakan oleh selaku pelaksana yang dikerjakan oleh CV.Permata Jennita,” pinta Siswanto Laoli.
(yosi)





