Categories: Daerah

Pengamat Ekonomi YD: Meninta Pemko Gunungsitoli Menunda Pembangunan MMP, Lebih Baik Menciptakan Lapangan Kerja!

 

Gunungsitoli – Media Suarainvestigasi.com – Rencana Pemerintah membangun Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Gunungsitoli mendapat sorotan dari berbagai pihak menilai belum efektif.

Pengamat ekonomi dan tokoh masyarakat Nias di Jakarta, Yusman Dawolo, meminta Pemko Gunungsitoli agar pembangunan tersebut ditunda dan Pemerintah lebih baik memprioritaskan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Pria yang akrab disapa Bang YD itu menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih sulit, terutama karena minimnya peluang kerja bagi generasi muda di Kota Gunungsitoli.

“Kalau bisa pembangunan Mal Pelayanan Publik ditunda dulu. Yang paling dibutuhkan rakyat hari ini adalah pekerjaan dan penghasilan,” ujar Bang YD itu, Senin (25/05/2026).

Menurutnya, anggaran pembangunan MPP yang diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah akan lebih bermanfaat jika dialihkan untuk program ekonomi produktif, seperti bantuan modal usaha bagi anak muda, pengembangan UMKM, pertanian modern, perikanan, dan pelatihan kerja.

Ia memperkirakan pembangunan gedung MPP dapat menelan biaya sekitar Rp.35 miliar hingga Rp.70 miliar, tergantung skala pembangunan.

Anggaran sebesar itu, katanya, bisa digunakan untuk melahirkan ribuan wirausaha baru apabila dikelola melalui program pembiayaan usaha masyarakat

Bang YD juga menilai pelayanan publik saat ini sebenarnya masih dapat berjalan melalui Kantor Pemerintahan yang sudah ada. Menurutnya, peningkatan pelayanan berbasis digital tidak harus selalu diwujudkan dengan pembangunan gedung baru.

Selain itu, ia menyoroti proses perencanaan pembangunan MPP yang dinilai menimbulkan pertanyaan publik, terutama terkait pelaksanaan Forum Konsultasi Publik yang baru dilakukan pada Mei 2026.

Sementara itu pembangunan fisik direncanakan dimulai Juli 2026. Ia meminta Pemerintah Daerah membuka seluruh proses perencanaan dan penganggaran proyek secara transparan agar tidak menimbulkan dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Rakyat hari ini lebih membutuhkan pekerjaan dibanding gedung Mal Pelayanan Publik,” tegasnya.

Masyarakat sangat membutuhkan lapangan kerja di Kota Gunungsitoli dan sekitarnya mengingat sulitnya penghasilan dan pertumbuhan ekonomi yang memadai bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup kelurga,” tandas Bang YD.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Mangkir dari Musdesus, PT.BNIP Diduga Serobot Tanah Kas Desa Curugbadak Lebak Tanpa Dokumen Sah

  LEBAK - Media Suarainvestigasi.Com  - Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh manajemen PT Bukit Nusa…

15 jam ago

JADI SOROTAN KEPALA SDN 2 JAGARAKSA AKUI JABAT SEKRETARIS BPD, DINAS TERKAIT DIMINTA TELAAH ATURAN

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Kepala SDN 2 Jagaraksa,…

18 jam ago

Jadi Penyebab Kemacetan, Kepala UPT Asrama Haji Grand El Hajj Minta Maaf Kewarga Perumahan dan Masyarakat Cipondoh Akui Over Kapasitas

  KOTA TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Sebabkan kemacetan, Kepala UPT Asrama Haji Cipondoh atau…

3 hari ago

Manasik Haji Anak TK di Asrama Haji Picu Kemacetan, Warga Keluhkan Akses Jalan Tertutup

  TANGERANG  -  Media Suarainvestigasi.com - Kegiatan manasik haji anak Taman Kanak-kanak (TK) yang digelar…

5 hari ago

Dugaan Pengeroyokan “SADARMAN LASE” Dipekan Sisarahili Bawolato, Terlibat Oknum Guru Jemaat BNKP Luahazuani!

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Dugaan pengeroyokan terhadap Sadarman Lase di Pekan Sisarahili, Kecamatan Bawolato,…

5 hari ago

Sebut Untuk Kepentingan Publik Kajari Kota Tangerang Jawab Pemberitaan Terkait Rp 246 Miliar

  Tangerang - Media Suarainvestigasi.com - Sempat menjadi perhatian publik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang…

6 hari ago