Tim Sepuluh Minta Polisi Tutup Toko Obat Berkedok Kosmetik di Kota Tangerang

Kota Tangerang – Suarainvestigasi.com – Peredaran obat keras daftar G seperti tramadol dan eksimer kian marak. Hal itu diketahui saat Tim Sepuluh melakukan investigasi ke sejumlah toko kosmetik yang ada di Kota Tangerang.

Obat daftar G merupakan obat keras yang penggunaannya meski dalam pengawasan dokter. Penyalahgunaan obat tramadol dan eksimer dalam dosis berlebih ini dapat menimbulkan reaksi halusinasi yang disinyalir seringkali mempengaruhi generasi millenial untuk melakukan tindakan kriminalitas seperti tawuran dan gankster yang saat ini tengah marak terjadi di Kota Tangerang dan sekitarnya.

Nah, dari 10 toko berkedok kosmetik, dijumpai ada 7 diantaranya menjual obat keras daftar G dengan harga ecer, berkisar Rp. 5 ribu per butir untuk jenis obat tramadol, dan Rp. 5 ribu untuk lima butir obat eksimer per paket pelastik klip.

“Beli eksimer goceng empat, tramadol lima belas, tiga,” ungkap seorang pemuda, Vtk saat membeli obat daftar G ini di kawasan Pinang.

Dari hasil investigasi ini, TeamSepuluh berharap agar pihak Kepolisian dapat segera melakukan tindakan penutupan toko penjual obat keras daftar G tersebut.

“Setelah melakukan investigasi ini, kami selaku Tim Sepuluh meminta pihak berwajib untuk segera menutup toko-toko berkedok kosmetik penjual obat daftar G yang merusak para generasi muda khususnya anak-anak yang masih sekolah. Karena saya lihat sendiri banyak anak sekolah yang membeli obat keras tersebut, bahkan warga yang langsung menenggak obat di lokasi,” jelasnya.

Untuk diketahui Tim Sepuluh merupakan tim gabungan yang melakukan kegiatan investigasi dari aliansi aktivis beserta para jurnalis.

Sumber : Hiwata
Editor/Penerbit : Redaksi

suarainv

Recent Posts

Dua Pejabat LPEI Ditahan Kejati DKJ Dalam Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor Nasional

Jakarta,- Media Suarainvestigasi.com - Berdasarkan siaran persnya dengan Nomor : PR-03/M.1.3/Kph.2/01/2026, Penyidik pada Kejaksaan Tinggi…

10 jam ago

Tega !!! Seorang Pengemis Gendong Anak Terlihat di Jalan Tol Bitung Tangerang

Tangerang,- Media Suarainvestigasi.com - Miris, seorang ibu bersama dengan para anaknya mengemis di jalan Tol…

2 hari ago

Viral di Media Sosial Pos Koramil TNI AD Pulau Pini Diduga Tempat Penyimpan Kayu Ilegal, Diklarifikasi Dandim 0213/Nias!

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Komando Distrik Militer (Kodim) 0213/Nias memberikan klarifikasi terkait video yang viral…

3 hari ago

Kepala UPTD KPH Wilayah XVI Gunungsitoli: Penebangan Kayu di Pulau Pini, PT Gruti & PT Teluk Nauli Legal

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Video yang memperlihatkan aktivitas penebangan kayu oleh PT Gruti di Pulau…

3 hari ago

Tudingan Aksi Demo Ampera Terkait Pemeliharaan Jalan Nasional di Nias, Diklarifikasi PPK 3.5 BBPJN Sumut

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah…

4 hari ago

Sadis! Kepala Desa Orahili Terbitkan Surat Kematian “FONAHIA ZEBUA” Padahal Masih Hidup & Kondisi Sehat!

Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kasus mengejutkan terjadi di Desa Orahili, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Provinsi…

4 hari ago