• Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
Suara Investigasi
Advertisement
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
Suara Investigasi
No Result
View All Result
Home Opini

MENDAYUNG DI PERADABAN ZAMAN

suarainv by suarainv
Maret 3, 2022
in Opini
0 0
0

Tangerang – Suarainvestigasi.com – Di era zaman sekarang ini terdapat berbagai macam problematika yang begitu dilematis antara kaum millenial (kaum muda) dan kaum kolonial (kaum tua), sebuah benturan sudut pandang menjadikan masa lalu sebagai sebuah barometer pendidikan dan pengkaderan. Inilah kemudian yang menjadikan kita terlalu kaku dalam bergerak, berpikir dan bertumbuh, sebab kita lupa bahwa zaman semakin maju dan ilmu pengetahuan sangat dinamis.

Seingat saya, terdapat sebuah hadits yang cukup cocok menggambarkan kejadian di atas, dalam sabdanya Rasulullah SAW “Ajarilah anak-anak mu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”. Artinya ilmu itu bersifat dinamis dan tidak tetap, keberadaannya menyesuaikan dengan kondisi saat ini dan masa depan.

Jadi sangat tidak adil jika generasi muda terlalu dibatasi dengan banyang-banyang masa lalu dari segi gerakan maupun pemikiran, tak mengapa jika hanya sekedar untuk berbagi pengalaman, tetapi tidaklah sampai hal itu melemahkan karakter generasi muda saat ini yang cenderung harus berjuang menyesuaikan arus globalisasi dari perkembangan zaman yang serba cepat ini.

Ketika zaman berubah, tentunya tantangannya juga berubah, baik itu tantangan untuk bertahan hidup, tantangan dalam pergaulan, tantangan dalam menuntut ilmu, serta tantangan lainnya. Dan seharusnya perubahan zaman ini berdampak positif pada gaya kita dalam mendidik dan berkomunikasi dengan generasi muda dalam setiap pelaksanaan kehidupan.

Jika saya analogikan, seperti “Perahu sampan dan kapal pesiar”, mungkin orang-orang tua kita dahulu mampu berjuang dan bertahan hidup di zamannya sebab memang mereka sama-sama mendayung perahu sampan, sehingga ada motivasi untuk terus maju. Namun zaman telah berubah, telah banyak lahir kapal-kapal besar yang lebih efektif dan efisien sebagai kendaraan yang menghantarkan kita mengarungi Samudra yang luas ini. Terlebih lagi ombak di depan sana yang semakin besar, sehingga mereka yang tetap memakai perahu sampan lambat laun akan tenggelam. “Jangan sampai generasi muda harus mendayung sampan di tengah kapal pesiar”.

Dari situ kita harus sadar bahwa Allah SWT. menciptakan manusia berbeda-beda, tidak hanya berbeda fisik, suku, ras, agama, akan tetapi juga mental serta karakter. Dalam buku psikologi komunikasi halaman 2 (dua) yang ditulis oleh Bapak Muhibudin Wijaya Laksana, S.Sos, M.Si., tertulis bahwa “Perilaku manusia merupakan akumulasi pengalaman individu dalam berbagai interaksi dengan lingkungan sosialnya, yang membentuk pengetahuan, sikap dan Tindakan. Perilaku merupakan respon atau reaksi individu terhadap stimulus secara internal maupun eksternal yang mendororng suatu tindakan dan pola fikir tertentu”.

Jadi, perilaku dan mental pada setiap zaman itu berbeda. Jangan kita terus menyamakan mental antara “millenial” dan “kolonial”, dengan selalu mengungkit-ungkit masa lalu. Mungkin anda bisa, tapi tidak dengan kami. Beri kami ruang untuk trial and error dalam meyesuaikan diri dan beradaptasi dengan arus perkembangan zaman yang semakin maju.

“Jangan paksakan anak-anakmu mengikuti jejakmu, mereka diciptakan untuk kehidupan di zaman mereka, bukan di zamanmu” (Socrates).

Penulis Ahmad Sodik Fauzi

Previous Post

Satpol PP Tidak Lakukan Kekerasan Terhadap Anak Saat Penertiban, Begini Kronologisnya

Next Post

Ini Penjelasan Dinas DPM-PTSP Gunungsitoli Tentang Bangunan Liar Pemilik Gorden Mart

suarainv

suarainv

Next Post

Ini Penjelasan Dinas DPM-PTSP Gunungsitoli Tentang Bangunan Liar Pemilik Gorden Mart

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Maret 2019

Browse by Category

  • Budaya
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Legalitas Perusahaan
  • Lintas Peristiwa
  • Militer
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Tangerang Raya
  • Teknologi
  • TNI-Polri
  • Uncategorized
  • Vidio
  • Wisata

Search

No Result
View All Result

Recent News

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

April 2, 2026

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

April 2, 2026
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In