• Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
Suara Investigasi
Advertisement
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
Suara Investigasi
No Result
View All Result
Home Politik

Rincihan Faktor-faktor yang Menghambat Pembangunan Berkelanjutan Saat Pandemi Covid-19

suarainv by suarainv
Juni 27, 2020
in Politik
0 0
0

 

Jakarta – Suarainvestigasi.com – Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Profesor Eddy Pratomo merinci, terdapat beberapa faktor yang bisa menghambat tercapainya pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang diselenggarakan pemerintah dalam situasi Covid-19.

 

Pertama, masalah lapangan pekerjaan terutama sektor informal. Lapangan pekerjaan kata Profesor Eeddy menjadi ancaman yang serius yang bisa menghambat pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Menurutnya, jika kondisi sosial ekonomi masyarakat masih seperti ini potensi bertambahnya pengangguran dan masyarakat miskin di Indonesia juga semakin besar.

 

“Masalah lapangan pekerjaan terutama bagi sektor informal menjadi ancaman serius pencapaian SDGs. Kelompok-kelompok miskin mungkin akan bertambah,” ucap Profesor Eddy Pratomo saat menjadi pembicara kunci pada Konferensi Nasional yang digelar secara virtual, Sabtu (27/6).

Profesor Pratomo menuturkan, masalah lain yang bisa menghambat SDGs yakni berkurangnya ketersediaan pangan suatu negara seperti yang dialami Indonesia saat ini. Atas masalah itu ia mengimbau seluruh pemangku kebijakan untuk tidak meremehkan apa yang disampaikan organisasi pangan dan pertanian dunia, Food Agriculture Organitation (FAO) terkait ancaman pangan.

 

Sebaliknya, apa yang diutarakan FAO tersebut harus menjadi alarm bahwa semua pihak mesti melakukan hal-hal yang bisa menjadi solusi atas masalah-masalah yang dihadapi.

 

“Jadi menurut saya Pandemi Covid-19 menuntut pihak terkait menggunakan cara baru saat merencanakan dan melaksanakan pembangunan oleh pemerintah. Kerangka SDGs pun hendaknya menjadi acuan untuk memulihkan kehidupan masyarakat pasca pandemi,” katanya.

 

Lalu, masalah ketiga yang bisa menghambat SDGs menurut Profesor Eddy yakni sektor pendidikan yang sulit diakses. Mantan Duta Besar R.I untuk Republik Jerman ini menilai, seyogyanya pemangku kebijakan dapat menciptakan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh elemen anak bangsa. Namun, hal itu tak bisa terjadi karena Pandemi Covid-19 telah merubah peradaban masyarakat.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Komnas HAM RI, Sandra Moniaga menegaskan, selain masalah-masalah yang disampaikan Profesor Eddy Pratomo diatas, hal lain yang bisa menghambat SDGs adalah soal HAM. Penting sekali ucap dia memperhatikan aspek hak sipil, hak politik atau hak sosial, ekonomi dan kebudayaan di tengah Pandemi Covid-19.

 

“Itu penting diperhatikan dalam upaya pemulihan kehidupan pasca transisi PSBB atau nanti saat pandemi benar-benar berakhir,” ungkapnya.

 

Untuk diketahui, Konferensi Nasional Online diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Pancasila bekerja sama dengan sejumlah lembaga dan organisasi, yaitu Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila, Asosiasi Filsafat Hukum Indonesia, Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik, Asosiasi Pengajar Hukum Adat, Epistema Institute dan Perkumpulan HuMa.

 

Acara ini menghadirkan sejumlah pembicara seperti Hakim Agung dan para pejabat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Luar Negeri dan BPIP. Lalu sejumlah guru besar dan dosen/peneliti senior juga berkumpul di sini. Tidak ketinggalan aktivis LSM dan warga masyarakat.

 

Kemudian, lima panel dalam konferensi yaitu tentang HAM dan Keadilan Lingkungan dalam Pancasila, Kebebasan Sipil dan HAM pada masa Pandemi Covid-19, Ekspresi Kebudayaan dan Keadilan dalam memperjuangkan Hak Atas Lingkungan bagi Masyarakat Adat, Penegakan Hukum Lingkungan dan Akses Masyarakat terhadap Keadilan serta peran hukum rakyat dalam perubahan iklim dibahas dalam diskusi virtual ini.

 

Tayangan tunda bisa disaksikan melalui kanal youtube atau facebook dan instagram Fakultas Hukum Universitas Pancasila dan organisasi penyelenggara. (RN) 

Previous Post

Ilham Bintang : Sangatlah Penting Kompetensi Dan Penaatan Kode Etik Wartawan

Next Post

Motor Milik Pegawai Kopi Rindu Raip Di Bawa Pencuri

suarainv

suarainv

Next Post

Motor Milik Pegawai Kopi Rindu Raip Di Bawa Pencuri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Maret 2019

Browse by Category

  • Budaya
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Legalitas Perusahaan
  • Lintas Peristiwa
  • Militer
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Tangerang Raya
  • Teknologi
  • TNI-Polri
  • Uncategorized
  • Vidio
  • Wisata

Search

No Result
View All Result

Recent News

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

April 2, 2026

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

April 1, 2026
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In