Categories: Tangerang Raya

Akibat Minimnya Sosialisasi Pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Mengakibatkan Menumpuknya Massa

TANGERANG,– Suarainvestigasi.com – Diduga lalai sehingga terjadi penumpukan massa saat pembagian Kartu keluarga Sejahtera (KKS) yang berlangsung di Balai Warga, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, pada Senin (10/1/2022).

Diduga, penumpukan tersebut terjadi karena minimnya sosialisasi serta pembagian KKS yang hanya dilakukan dalam satu titik tanpa memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Diketahui Kecamatan Tangerang memiliki 8 Kelurahan.

Mengetahui hal tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tudiri Susanto, mengatakan harusnya jika memang di satu tempat harusnya menerapkan prokes dengan maksimal dan jamnya di bagi menjadi beberapa tahapan sehingga dapat megurai penumpukan massa saat pembagian tersebut.

“Harusnya tetap menerapkan Prokes, jadi di bagi jam misalnya pertama jam 9-10, dan yang kedua jam 10-11 hingga selesai untuk mengurai penumpukan massa tersebut,” Ucap Turidi.

Sementara itu, Seorang warga lansia saat menunggu pembagian KKS yang menjadi salahsatu program bantuan untuk lansia dari kememsos ini mengatakan, “Harusnya dibikin regu (stand panitia pembagian -red) atau beberapa titik saat pembagian. Kalo kaya gini gimana ini (terjadinya kerumunan -red). Saya dari pagi nungguin,”.

Ketika ditanyakan terkait apa itu KKS, warga pun banyak yang belum memahami bantuan apa yang didapat dari program tersebut.

“Enggak tau dapet apa, tau itu duit apa sembako saya gak tau. Saya taunya cuma disuruh dateng aja kesini buat ambil,” jelasnya kepada awak media sembari memegang surat pengambilan KKS saat di Balaiwarga RW12 tersebut.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah kembali menggalakan aturan sosial distancing untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan guna mencegah dari adanya penyebaran Virus varian baru Covid19.

Saat berita ini ditayangkan, Camat Tangerang, Ahmad Zuldin belum dapat memberikan keterangan terkait minimnya sosialisasi serta adanya kerumunan yang terjadi sejak pagi hingga sore di wilayahnya itu.

“Izin mas maaf saya lagi rapat,” singkat Camat saat dihubungi. (Red)

suarainv

Recent Posts

Memanas KSOP vs Pelindo Gunungsitoli: Diminta Pelindo Pusat Evaluasi Junior Manager Bisnis “Yakob Adian Nadeak”

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Muncul dipermukaan ketidak sinkron tugas antara KSOP dan Pelindo Pelabuhan…

14 jam ago

Kericuhan di Looping Karawaci, Seorang Pemuda Diduga Alami Luka Tusuk

  Tangerang Kota - Media Suarainvestigasi.com - Kawasan kuliner Looping Karawaci, Kota Tangerang, kembali ricuh.…

1 hari ago

Tokoh Muda Gununganten Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas : Soal Rumah Tangga Sekdes, Biarkan Diselesaikan Secara Musyawarah

  LEBAK – Media Suarainvestigasi.com - Tokoh muda kelahiran Desa Gununganten, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak,…

2 hari ago

Ketua Ormas GBNN Kritik Tajam: Mengintai Polemik Seleksi Desa Ombolata Simenari, Jabatan Berlalu Permusuhan Bisa Menetap “Horo Nga’oto”

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com - Ketua Ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN), Siswanto Laoli,…

2 hari ago

Listrik di Cipondoh Lake View Kembali Padam Kedua Kalinya, Warga Kecewa PLN Hanya Minta Maaf

  TANGERANG – Media Suarainvestigasi.com - Warga Perumahan Cipondoh Lake View (CLV) kembali mengeluhkan pemadaman…

3 hari ago

52 KPM Diduga Tak Kebagian Beras Bansos PBP, Plt Sekda Nias Selatan Siap Panggil Pj Kades Suka Maju Mohili!

  Nias Selatan - Media Suarainvestigasi.com -Dugaan persoalan penyaluran bantuan pangan Pemerintah di Desa Suka…

3 hari ago