Buntut Kericuhan di Looping Karawaci, Polisi Mediasi Korban dan Terduga Pelaku

 

KOTA TANGERANG – Media Suarainvestigasi.com – Kasus kericuhan di kawasan kuliner malam Looping Karawaci, Kota Tangerang, yang terjadi Minggu (25/10/2026) dini hari berakhir dengan kesepakatan damai.

Hal tersebut disampaikan Humas Polres Metro Tangerang Kota, Gunawangsa, S.H., M.H., melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Ia menjelaskan kedua belah pihak telah menyepakati penyelesaian melalui jalur mediasi.

“Atas kejadian tersebut telah ada kesepakatan damai antara kedua pihak,” ujar Gunawangsa, pada Senin (26/10/2026).

Berdasarkan hasil mediasi, pertemuan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 25 Oktober 2026 sekitar pukul 10.00 WIB bertempat di Ruang Konsultasi Polsek Karawaci. Mediasi terkait perkara dugaan tindak pidana penganiayaan.

Mediasi mempertemukan AS (Inisial) keluarga selaku pihak korban dengan KRN (Insial) yang keluarga selaku pihak terduga pelaku.

Adapun hasil mediasi sebagai berikut:

a. Telah diberi maaf secara lisan dari korban kepada pihak diduga pelaku.
b. Korban meminta ganti rugi senilai Rp3 juta.
c. Telah diterima uang tunai senilai Rp700.000 (tujuh ratus ribu rupiah) dan uang sisanya senilai Rp2.300.000 (dua juta tiga ratus ribu rupiah) akan dikirim melalui transfer pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Selanjutnya, seluruh peserta mediasi menandatangani surat kesepakatan damai dan surat pernyataan tidak akan melakukan penuntutan di kemudian hari.

Namun, saat ditanya mengenai tindak kericuhan dan dugaan kepemilikan senjata tajam (sajam) di tempat umum dalam peristiwa tersebut, Gunawangsa memberikan keterangan singkat.

“Informasi dari Kapolsek Karawaci untuk perkara diselesaikan secara musyawarah damai,” katanya.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, perkara dugaan penganiayaan di Looping Karawaci dinyatakan selesai secara kekeluargaan.

Berdasarkan informasi terkini, salah satu pemuda yang mengalami luka tusuk cukup dalam akibat peristiwa itu, harus menjalani operasi lantaran luka tusuk dari bagian belakang tubuh tersebut diduga tembus hingga mengenai bagian organ yang cukup fital.

Sumber : Tim

suarainv

Recent Posts

Perselisihan Upah dan Laporan Polisi Dugaan Pencurian Dua Unit Kendaraan Bermotor di Kecamatan Hiliduho

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Awalnya hubungan kerja pada Maret 2026, Rafiq, Ilham, dan seorang…

1 jam ago

Diduga Kerjaan Tidak Sesuai Speak, Kadis Pendidikan Diduga Tutup Mata

  Kabupaten Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek penataan halaman SMP Negeri 3 Panongan, Kabupaten…

6 jam ago

Memanas KSOP vs Pelindo Gunungsitoli: Diminta Pelindo Pusat Evaluasi Junior Manager Bisnis “Yakob Adian Nadeak”

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Muncul dipermukaan ketidak sinkron tugas antara KSOP dan Pelindo Pelabuhan…

1 hari ago

Kericuhan di Looping Karawaci, Seorang Pemuda Diduga Alami Luka Tusuk

  Tangerang Kota - Media Suarainvestigasi.com - Kawasan kuliner Looping Karawaci, Kota Tangerang, kembali ricuh.…

2 hari ago

Tokoh Muda Gununganten Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas : Soal Rumah Tangga Sekdes, Biarkan Diselesaikan Secara Musyawarah

  LEBAK – Media Suarainvestigasi.com - Tokoh muda kelahiran Desa Gununganten, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak,…

2 hari ago

Ketua Ormas GBNN Kritik Tajam: Mengintai Polemik Seleksi Desa Ombolata Simenari, Jabatan Berlalu Permusuhan Bisa Menetap “Horo Nga’oto”

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com - Ketua Ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN), Siswanto Laoli,…

3 hari ago