Categories: Uncategorized

Video Warga Kritik Proyek Alun-Alun Lebak Viral, Wakil Bupati: Teknis dan Anggaran Tanggung Jawab PUPR

Lebak – Media Suarainvestigasi.com – Mengutip dari Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga mengkritik pelaksanaan proyek pembangunan Alun-Alun Kabupaten Lebak beredar luas di media sosial dan grup percakapan WhatsApp Dalam video tersebut, warga secara terbuka menyoroti kualitas pekerjaan proyek yang dinilainya dikerjakan secara asal-asalan. Sabtu 10 Janwari 2026

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, warga menunjuk langsung sejumlah bagian proyek yang dianggap tidak rapi, mulai dari pemasangan material hingga hasil akhir pekerjaan yang terlihat kurang presisi. Ia menilai, proyek yang menggunakan anggaran publik seharusnya dikerjakan secara profesional dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Ini pakai uang rakyat, harusnya dikerjakan dengan baik, bukan asal jadi,” ujar warga dalam video yang kini telah ditonton dan dibagikan oleh banyak warganet.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pembangunan Alun-Alun Rangkasbitung tersebut merupakan kegiatan Penyelenggaraan Penataan Bangunan dan Lingkungannya di Daerah Kabupaten/Kota. Proyek ini dikerjakan oleh PT Multi Jaya Dikasa dengan nilai anggaran sebesar Rp4.915.438.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2025, dengan masa pelaksanaan 135 hari kalender, terhitung sejak 19 Agustus 2025 hingga 31 Desember 2025.

Menanggapi viralnya video kritik tersebut, Wakil Bupati Lebak saat dimintai tanggapan oleh wartawan menegaskan bahwa urusan teknis pelaksanaan dan penggunaan anggaran merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Silakan ke PUPR yang bertanggung jawab teknis dan anggaran. Langsung saja ke PUPR. Kita kan kebijakan, alun-alun harus dibangun, soal teknis lainnya PUPR,” ujar Wakil Bupati.

Pernyataan beragam reaksi publik. Sejumlah warganet menilai pemerintah daerah perlu lebih responsif terhadap kritik masyarakat, terutama terkait kualitas proyek yang menggunakan dana publik. Mereka berharap ada evaluasi menyeluruh dan pengawasan ketat agar hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan dan standar teknis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Lebak terkait kritik warga dalam video yang beredar tersebut. Publik kini menunggu langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons keluhan masyarakat demi menjamin transparansi dan akuntabilitas pembqngunan.

Epul/Tim

suarainv

Recent Posts

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

4 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

18 jam ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

2 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago

PLN Tak Sesuai SOP, Listrik Pelanggan Diputus Sepihak

  JAKARTA – Media Suarainvestigasi.com - Sebuah insiden memprihatinkan menimpa pelanggan PLN atas nama Axx…

4 hari ago

Warga Resah Pencurian Motor Kembali Menghantui Kawasan Kp Sangiang Kali Ini Sasarannya Motor Yamaha N max

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Rawan Ranmor Speda Motor N max warna putih bernopol…

5 hari ago