
Gunungsitoli – Media Suarainvestigasi.com –Seorang anak remaja berusia 15 tahun berinisial SL menjadi korban keganasan sekelompok diduga preman dikawasan Pasar Ya’ahowu Blok B, Keluhan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli 15 Januari 2026.
SL dituding mencuri sepeda motor, namun belakangan diketahui bahwa SL bukan pelaku dan hanya menjadi korban salah sasaran amukan sekelompok diduga oknum preman tersebut.
Dalam video amatir yang direkam warga, terlihat SL dipersekusi dan dipukul di bagian wajah dan ditendang dibagian dada saat kelompok diduga preman itu interogasi SL, untuk mengakui motor yang dikendarainya tersebut benar hasil curian.
Diketahui bahwa motor yang dikendarai SL merupakan milik orangtua kandungnya tercatat bukti surat STNK dan BPKB atas nama orang tua kandung SL tersebut.
Beruntung insiden tersebut sejumlah warga dapat melerai SL diamankan dan dibawa ke RSUD Bethesda oleh orangtua kandungnya untuk divisum dan dilaporkan di Polres Nias.
Peristiwa bermula saat SL melintas di lokasi kejadian dan terjatuh dari sepeda motornya bersamaan dengan temannya.
Perlakuan keji sekelompok diduga preman tersebut kepada SL telah di laporkan di Polres Nias oleh AL orangtua SL terdaftar Nomor : STTLP/B/28/1/2026/SPKT/Polres Nias/Polda Sumatera Utara, tanggal 15 Januari 2026.
Insiden itu di persangkaan dugaan tindak pidana kejahatan perlindungan anak UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas Nomor 23 Tahun 2022 tentang perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 UU 17 tahun 2016.
AL orangtua SL (korban) berharap kepada Kapolres Nias melalui Kasat Reskrim untuk dapat memproses secara hukum laporan pengaduan menzalimi anaknya oleh oknum sekelompok preman tersebut menuduh anak saya tidak benar hingga mengeroyok secara bersama tindakan tidak lazim.
“Anak saya saat ini sangat trauma dan merasakan kepala sakit, pening, sekujur badannya terasa pegal dan dibagian perut terasa perih serta mual. Saya selaku orangtua merasa sedih tidak terima dengan tindakan sekelompok oknum tersebut,” ungkap AL kepada awak media Rabu (21/01/2025).
(yosi)











