Categories: Daerah

DPRD Muratara Beri Dukungan Tertulis Perihal Pemekaran Sumsel Barat

MURATARA – Suara investigasi.com – Ketua DPRD Kabupaten Muratara dan para ketua komisi memberikan dukungan tertulis untuk pemekaran Sumsel Barat kepada tokoh presidium.

Acara ini berlangsung di gedung DPRD Muratara pada hari Senin (24/7/2023) sekitar pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh tokoh komisi DPRD Muratara.

Ketua DPRD Muratara, Efriyansah, mengonfirmasikan bahwa pada hari itu mereka telah melakukan pertemuan dengan tokoh presidium Provinsi Sumselbar seperti Waisun Wais, H Bastari, yg ikut hadir dari presidium Kenny, Amran Muslimin, Haerul Tanjung, Yenny, Aprilia Tamrin, dan beberapa pihak lainnya.

Dalam pembahasan tersebut, mereka menyatakan dukungan sepenuhnya untuk proses pemekaran Provinsi Sumselbar, yang akan memisahkan diri dari wilayah Provinsi Sumsel.

“Semua anggota DPRD Muratara menyatakan setuju untuk mendukung pemekaran ini. Karena ini berarti untuk kepentingan masyarakat secara luas, mempercepat pembangunan, dan mempersingkat pelayanan negara,” ungkapnya.

Efriyansyah menegaskan bahwa ada enam kabupaten/kota yang akan mendukung pemekaran Provinsi Sumselbar. Yaitu Kota Lubuklinggau, Musi Rawas, Muratara, Empat Lawang, Muara Enim, dan Lahat.

DPRD Muratara siap memberikan bantuan dalam proses administrasi dan lainnya untuk mewujudkan cita-cita pemekaran ini.

Jika terdapat pasal yang mengalokasikan anggaran untuk mendukung pemekaran tersebut, DPRD Muratara akan menganggarkan dana tersebut, karena dukungan pribadi memiliki keterbatasan.

Dia menyadari bahwa untuk mencapai cita-cita pemekaran diperlukan proses yang rumit. Meskipun peluangnya terlihat sempit, namun tidak menutup kemungkinan dapat terlaksana dengan lancar.

“Kami akan berjuang maksimal untuk mencapai cita-cita pemekaran ini karena ini merupakan hajat dan keinginan masyarakat. Kami sudah seharusnya mekar karena jarak tempuh ke ibu kota Palembang terlalu jauh,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Pemekaran Provinsi Sumselbar, Waisun Wais, menyatakan bahwa peluang pemekaran seperti peristiwa langka “ketuban” atau ikan mabuk di sungai Musi.

(Sas)

suarainv

Recent Posts

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

1 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

9 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

24 jam ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago

PLN Tak Sesuai SOP, Listrik Pelanggan Diputus Sepihak

  JAKARTA – Media Suarainvestigasi.com - Sebuah insiden memprihatinkan menimpa pelanggan PLN atas nama Axx…

4 hari ago