Categories: DaerahTNI-Polri

Kades Awoni Lauso Diduga Melakukan Pencemaran Nama Baik, Dilaporkan di Polres Nias

Nias – Media Suarainvestigasi.com –Kepala Desa Awoni Lauso, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara, Fatou’osa Hulu dilaporkan oleh Amira Zebua (58) di Polres Nias atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial.

Dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial itu diketahui Amira Zebua pada Selasa, (05/07/2025) sekitar pukul 14:00 Wib,” ungkapnya kepada awak media Rabu (16/07/2025).

Saat itu, saya sedang berada di Desa Awoni Lauso tepatnya di rumah Aroziduhu Zebua alias Ama Hardin lalu saya diberitahu oleh saksi An. Aroziduhu Zebua mengatakan bahwa ada pernyataan terlapor (Fatou’osa Hulu) Kepala Desa Awoni Lauso di media sosial yang mengatakan “Bahwa saya tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dikarenakan saya tidak berada di Desa Awoni Lauso selama mulai bulan Januari sampai bulan Juni 2025,” terang Amira Zebua.

Lalu saya mengatakan kepada saksi (Aroziduhu Zebua) bahwa pernyataan terlapor (Kades) di media sosial itu tidak benar, kenyataannya sampai saat ini saya masih tetap di Desa Awoni Lauso tidak pernah kemana-mana,” kata Amira Zebua.

Atas kejadian tersebut pelapor sangat merasa keberatan dan dirugikan mendatangi Kantor SPKT Polres Nias didampingi Kuasa Hukum Sudaali Waruwu, SH.,MH untuk melaporkan kejadian tersebut, agar terlapor dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Kuasa Hukum terlapor Sudaali Waruwu, SH.,MH berharap pihak Kepolisian dapat menanggapi laporan tersebut dengan serius, “Laporan Klien saya terdaftar di Polres Nias dengan register Nomor : STPLP/434/VII/2025/SPKT/Polres Nias/Polda Sumatera Utara tertanggal 07 Juli 2025, sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 311 dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 Tahun,

“Saya berharap agar pihak Polres Nias segera menindak lanjuti laporan ini agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar serta tidak menggiring opini negatif terhadap klien saya, kasus ini kita kawal terus hingga tuntas agar klien saya mendapat keadilan,” tegas Kuasa Hukum Amira Zebua itu.

(yosi)

suarainv

Recent Posts

Pos Belanja Pengadaan RSUD Thomsen Nias Sebesar Rp.82 Miliar Lebih, Dipertanyakan PW LSM KCBI Kepulauan Nias

Nias - Media Suarainvestigasi.com -Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (PW LSM…

11 jam ago

Dua Orang Saksi Bersama Pelapor Datangi Reskrim Polres Nias Memberikan Keterangan Atas Terlapor NL Oknum Guru PPPK

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Dua orang saksi bersama korban pada hari ini, Rabu (14/01/2026) mendatangi…

18 jam ago

Dugaan Pencemaran Nama Baik: Yayasan Istana Hati di Laporkan di Polres Binjai, Pemecatan Guru Dipertanyakan Bohongi Publik

Sumut - Media Suarainvestigasi.com -Seorang warga Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara, Irvan Dhani (39), resmi…

24 jam ago

Diduga Pungli Berkedok “Uang Kas”, SMPN 1 Leuwidamar Kini Dunia Pendidikan Kembali Tercoreng

Lebak - Media Suarainvestigasi.com - SMP Negeri 1 Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, disorot publik setelah…

2 hari ago

FARPKeN Geruduk Kejari Gunungsitoli Pertanyakan Laporan Korupsi Mandek & Protes Kebijakan Dilarang Membawa Hp Konfirmasi!

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Aksi damai yang digelar oleh Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias…

2 hari ago

Viral Pelayanan Buruk: Warganet Hujat Pedas RSUD Thomsen Nias di Facebook, Nyatakan Pernah Mengalami Kejadian Yang Sama!

Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Viral buruknya kualitas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M.…

3 hari ago