Categories: Daerah

Merasa Hebat Dan Kebal Hukum Pengusaha Roko Ilegal Di Duga Fitnah Dan Hina Profesi Wartawan

Lebak – Media SuaraInvestigasi.com – Diduga Penghinaan Dan fitnahan Yang Dilakukan oleh seorang oknum pengusaha roko ilegal, bernama (emis) terhadap salah satu Wartawan media infoxpos Menuai banyak kecaman, dari beberapa awak media online lainya, sehingga Akan segera dilakukan pelaporan ke Polsek Muncang Guna Mendapatkan Hak dan keadilan, Dan pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya Karena dinilai menghina frovesi wartawan Juga Sudah memfitnahnya. Pelaku Emis warga cirangrang desa Sukanegara kecamatan Muncang kabupaten Lebak provinsi Banten. Kamis 29 Mei 2025

“Entah apa maksud dan tujuan pelaku tersebut tiba-tiba mengirim pesan WhatsApp, ke salah satu Wartawan inisial (D) dengan kata-kata yang tidak mengindahkan, Tak hanya itu ia juga berkata lewat pesan WhatsApp nya, Menuduh atau memifitnah bahwa wartawan tersebut pernah berjualan roko ilegal, namun tanpa bukti-bukti yang jelas. Sehingga ini menjadi sorotan berbagai pihak terutama teman-teman media lainnya, karena dianggap menghina provesi ke jurnalisan dan sudah melanggar hukum.

Berikut isi pesan WhatsApp Dari pelaku yang di lontarkan kepada awak media. “Jangan suka nyari kesalahan orang aja kalo mau uang mending jualan roko lagi, pikir aja kesitunya mah, kan bos pernah dagang roko kan, ada yang bilang ke saya bos, ada ajalah tukang warung yang bilang soalnya jejak bos pernah injek sama saya, jujur ajalah bos, setiap manusia semua punya taring masing-masing bos jangan sok berada diatas biasa aja kaya saya, terus saya mau di ke atasin gitu,” Pungkasnya.

Pasal 311 KUHP menyatakan bahwa fitnah dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun,

Berdasarkan pasal 18 ayat (3) UU no. 40 tahun 1999 tentang pers, pelaku kekerasan ancaman, atau intimidasi terhadap wartawan dapat diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp.500 juta. Selain pidana penjara pelaku juga dapat dikenakan sebagai tambahan sanksi. Tuntutan ganti rugi, Wartawan atau perusahaan pers juga dapat menuntut ganti rugi atas kerugian yang dialami akibat penghinaan atau tindakan kekerasan.

Maka dengan adanya kasus ini APH Diminta Bertindak Tegas terhadap pelaku tersebut Dan Ditindak sesuai undang-undang yang berlaku di negara Republik Indonesia.

Epul/ Tim

suarainv

Recent Posts

Miris…!!!Proyek Hotmix Aspirasi Dari Anggota Dewan diduga jadi ajang korupsi

  Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek pengaspalan jalan (hotmix) di Kampung Cibango RW 06,…

13 jam ago

PLN UP3 Nias Gandeng PPN Jangkau Warga Kurang Mampu di Gunungsitoli Utara

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN), PLN UP3 Nias…

1 hari ago

Buntut Kericuhan di Looping Karawaci, Polisi Mediasi Korban dan Terduga Pelaku

  KOTA TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Kasus kericuhan di kawasan kuliner malam Looping Karawaci,…

1 hari ago

Perselisihan Upah dan Laporan Polisi Dugaan Pencurian Dua Unit Kendaraan Bermotor di Kecamatan Hiliduho

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Awalnya hubungan kerja pada Maret 2026, Rafiq, Ilham, dan seorang…

1 hari ago

Diduga Kerjaan Tidak Sesuai Speak, Kadis Pendidikan Diduga Tutup Mata

  Kabupaten Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek penataan halaman SMP Negeri 3 Panongan, Kabupaten…

2 hari ago

Memanas KSOP vs Pelindo Gunungsitoli: Diminta Pelindo Pusat Evaluasi Junior Manager Bisnis “Yakob Adian Nadeak”

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Muncul dipermukaan ketidak sinkron tugas antara KSOP dan Pelindo Pelabuhan…

2 hari ago