Categories: Daerah

Stooop !!! Intimidasi Dan Lecehkan Wartawan

Media – Suarainvestigasi.com – Tak Hanya Bersikap Arogansi Kades Sindangratu (Mpud Mahpudin) di duga Telah melecehkan Profesi Wartawan Juga telah mengusir Wartawan Inisial B Dari kantor desa, Padahal Bukan Semata-mata Awak media datang ke kantor desa tersebut, Kalau tidak ada keperluan atau Ingin Menjalankan Tugasnya Meliput atau merekam Keadaan didalam kantor desa. Namun (B) selaku Wartawan Malah diusir oleh kades. Ada apa sebenarnya didalam kantor desa? Sindangratu kecamatan panggarangan kabupaten Lebak Banten tersebut. Selasa 7 Oktober 2025

Bahkan Hp Wartawan Inisial (B) Tersebut disita oleh perangkat desa bernama (Didin) Dan itu diperintah dari kades.

“menurut keterangan Dari (B) Selaku awak media iya menerangkan, ” Ya pak sebelum saya masuk hp itu di sita duluan sama perangkat desa bernama (Didin) katanya di perintah kades, Saya gak bisa rekam pak soalnya waktu saya diusir itu hap saya disita di dalam, Ya saya diusir oleh kadesnya,” Pungkasnya.

Kurangnya Transparansi Terhadap publik sehingga menimbulkan kecurigaan-kecurigaan Bagi awak media, dan juga warga, Dalam kejadian tersebut, Beberapa Rekan media merasa sangat Kecewa dengan adanya sikap arogansi dari kepala desa, Jika Tidak ada Kesalahan kenapa harus takut diliput oleh wartawan? Tanya Warga.

Jelas perlakuan (Mpud Saepudin), kepada wartawan ini sudah Melanggar undang-undang pers Dan harus segera ditindak secara hukum yang berlaku, Karena dianggap sudah Menghalang-halangi Tupoksi Media, untuk melaksanakan tugas jurnalistik nya.

Undang-undang yang berlaku: undang-undang no 40 tahun 1999 tentang pers, khusunya pasal 18 ayat (1) yang mengatur tentang penghalang kerja jurnalistik.
Sangsi pidan: bagi yang menghalang-halangi kerja jurnalistik dapat dipidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp.500.000.000,

Contoh penghalangan: mengusir mengusir Wartawan dari lokasi peliputan, mengancam atau mengintimidasi untuk tidak mempublikasikan berita tertentu.

Sampainya Berita ini di terbitkan kami masih berusaha Mengonfirmasi pihak-pihak terkait juga kadesnya, untuk dimintai hak jawabnya agar pemberitaan kami berimbang.

Epul/Tim

suarainv

Recent Posts

Aktivitas Hauling Batu Bara: Rusak Infrastruktur, Warga Desa Sikui Desak Pemerintah Tertibkan

  Barito Utara - Media Suarainvestigasi.com -Aktivitas angkutan (hauling) batu bara yang melintasi jalan umum…

2 hari ago

Waduh!!! Diduga Kajari Gunungsitoli Buat Konflik Antar Sesama Wartawan, FARPKeN Minta Kejagung RI Copot Dr. Firman Halawa, SH., MH.

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Terbenturnya beberapa para wartawan untuk mendapat Keterbukaan Informasi Publik (KIP)…

2 hari ago

Truk Modifikasi Bolak-Balik Serang–Tangerang Isi Solar Subsidi, Diduga Dijual ke Pengusaha Alat Berat

  TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar…

2 hari ago

FARPKeN Kritik Tajam, Kinerja Kejari Gunungsitoli Dinilai Tidak Transparan & Tebang Pilih Dalam Penanganan Kasus

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKeN) melontarkan kritik tajam…

5 hari ago

Curanmor Merajalela, Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara Sikat Pelaku!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara memaparkan capaian pengungkapan kasus…

5 hari ago

Diduga Akibat Limbah Tambang Batu Bara : Sungai PDAM Desa Bumi Etam Keruh, Warga Kaubun Kutai Timur Keluhkan!

  Kutai Timur - Media Suarainvestigasi.com -Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur,…

6 hari ago