Categories: Lintas Peristiwa

Diduga Kasat Polres Nias “Mengucapkan” Dikutuk Tuhan Kau Nanti Kepada Erizen Incah Yeti Korban Pasal 351

Gunungsitoli, suarainvestigasi.com – Penganiyaan Erizen Incah Yeti Telaumbanua yang diduga dilakukan Elvan Roit Nofrisman Telaumbanua, yang telah ditetapkan menjadi tersangka di panggil di Polres Nias pada hari Jumat 8 Juli 2022 sekitar pukul 3 sore hingga malam sekitar jam 01, diduga dilepaskan lewat pintu belakang ruangan pemeriksaan Unit 1.

Erizen Incah Yeti Telaumbanua sebagai korban Pasal 351 Saat di konfirmasi megatakan, “saya Pak di takuti serta diduga di intimidasi oleh pihak penyidik dan Kasat Reskrim Polres Nias dan sampai Kasat Reskrim megatakan pada saya di Kutuk Tuhan kau nanti,” Ucap korban dengan ketakutan

Lanjut Erizen Incah Yeti Telaumbanua menyampaikan, “saya juga heran dengan sikap penyidik dan Kasat Reskrim Polres Nias, seakan mereka memaksa saya untuk berdamai dan saya tidak mau.” Katanya

Masih kata korban, “saya dari jam 3 sore dan hingga malam sekitar jam 1 menunggu supaya pelaku di tahan, dan sekitar jam 11 malam saya kembali menanyakan kepada Juper nya pelaku nya dimana sudah pulang sama pengacara,” Jawab Penyidik dengan korban

Saya juga heran dengan pihak Penyidik Polres Nias dan kasat Reskrim polres Nias. Kenapa saya tunggu didepan hingga larut malam bersama putri saya. Pelaku kok ngak di masukan di sel, nah kalo pelaku tidak di tahan kenapa ngak lewat dari depan malahan pelaku dilepaskan pihak penyidik diduga lewat pintu belakang. Heran saya juga dengan Penyidik Polres Nias ada apa ini?!

Dan saya minta keadilan kepada Bapak Kapolri dan saya kecewa dengan kinerja Polres Nias dikarenakan pelaku tidak di tahan, saya tinggal dirumah dengan anak-anak saya di karena suami telah lama meninggal dan saya sering diancam oleh pelaku,” Ucap sedih korban.

Erizen Incah Yeti Telaumbanua megatakan, di karenakan saya ini perempuan maka tidak ada keadilan kepada saya dan saya meminta Hukum ditegakkan sesuai Hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” Tuturnya Erizen Incah Yeti Telaumbanua kecewa dengan kinerja Polres Nias, saat dikonfirmasi sekitar pukul 1 :00 wib dihalaman Polres Nias.

Lebih lanjut Awak Media mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polres melalui via Seluler, megatakan, silahkan datang keruangan saya langsung.

Setiba didalam ruangan Unit satu ketemu dengan kasat, Awak Media bertanya apa benar Pak Kasat bahwa korban di Intimidasi dan Kasat menggucapkan kepada korban di Kutuk Tuhan kau nanti.?

Jawab Kasat Reskrim Polres Nias, saya tidak ada megatakan itu terhadap korban saya mencoba memediasi korban dan pelaku karna korban dan pelaku masih saudara kandung,” Kata Kasat

Kasat Polres Nias pun megatakan, “saya pun mau bersujud di kaki korban asal kan mau berdamai,” Tutur Kasat dengan kesal pada saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya

Masih kata Kasat, “pelaku sudah pulang dan telah dijamin orangtua korban, kalau pelaku di lepas kan lewat dari pintu belakang itu tidak benar,” Ucap Kasat Reskrim.

Dari pantauan Awak Media pelapor Erizen Incah Yeti Telaumbanua alias Ina Putri 36 Tahun di Polres Nias terkait kasus Pasal 351 Ayat (1) melakukan kekerasan fisik terhadap orang lain atau penganiayaan hari ini gagal di mediasi oleh pihak Polres Nias, Jumat (08/07/2022)

Laporan Polisi Nomor : LP/83/II/2022/NS, tanggal 28 Februari 2022 An. Pelapor ERIZEN INCAH YETI TELAUMBANUA Alias INA PUTRI dan Surat Perintah Penyidik Nomor Nomor : SP-Sidik/89/V/RES.16./2022/Reskrim, tanggal 23 Mei 2022.

Terlapor Elvan Roit Nofrisman Telaumbanua Alias Bobi 31 Tahun Alamat Hiliworia Desa Mazingo Tanoseo, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias, hari ini ditetapkan pihak Polres Nias Sebagai tersangka.

(Tim)

suarainv

Recent Posts

PLN UP3 Nias Gandeng PPN Jangkau Warga Kurang Mampu di Gunungsitoli Utara

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN), PLN UP3 Nias…

13 jam ago

Buntut Kericuhan di Looping Karawaci, Polisi Mediasi Korban dan Terduga Pelaku

  KOTA TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Kasus kericuhan di kawasan kuliner malam Looping Karawaci,…

18 jam ago

Perselisihan Upah dan Laporan Polisi Dugaan Pencurian Dua Unit Kendaraan Bermotor di Kecamatan Hiliduho

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Awalnya hubungan kerja pada Maret 2026, Rafiq, Ilham, dan seorang…

18 jam ago

Diduga Kerjaan Tidak Sesuai Speak, Kadis Pendidikan Diduga Tutup Mata

  Kabupaten Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek penataan halaman SMP Negeri 3 Panongan, Kabupaten…

22 jam ago

Memanas KSOP vs Pelindo Gunungsitoli: Diminta Pelindo Pusat Evaluasi Junior Manager Bisnis “Yakob Adian Nadeak”

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Muncul dipermukaan ketidak sinkron tugas antara KSOP dan Pelindo Pelabuhan…

2 hari ago

Kericuhan di Looping Karawaci, Seorang Pemuda Diduga Alami Luka Tusuk

  Tangerang Kota - Media Suarainvestigasi.com - Kawasan kuliner Looping Karawaci, Kota Tangerang, kembali ricuh.…

2 hari ago