Kabupaten tangerang, Suarainvestigasi.com – Ratusan warga pantura kembali datangi kantor BPN Kabupaten Tangerang guna menuntut kejelasan hak mereka yang dirampas mafia tanah, selasa (27/10/20).
Heri warga Kosambi yang menjadi salah satu korban perampasan hak tanah ini mengatakan kami datang kesini adalah untuk menagih janji kepala BPN yang dalam mediasi pada tanggal 27 agustus 2020 lalu.
“Kami minta hentikan semua proses pembuatan sertifikat atas nama mafia, hapus semua Nomor Induk Bidang (NIB) yang telah diterbitkan atas nama orang lain yang telah merampas hak masyarakat, kembalikan semua NIB kepada pemilik aslinya,” paparnya.
Kemudian ditambahkan oleh Heri, kami juga meminta Bupati memanggil semua pihak yang terlibat dalam penerbitan NIB tersebut, dan meminta kepada Bupati untuk perintahkan inspektorat agar memeriksa semua pihak.
“Setelah dari kantor BPN, kami juga akan melanjutkan aksi ke kantor Bupati dan kantor DPRD, yang kami lakukan adalah menuntut hak kami dikembalikan,” pungkasnya.
(yan/red)
Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek pengaspalan jalan (hotmix) di Kampung Cibango RW 06,…
Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN), PLN UP3 Nias…
KOTA TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Kasus kericuhan di kawasan kuliner malam Looping Karawaci,…
Nias - Media Suarainvestigasi.com -Awalnya hubungan kerja pada Maret 2026, Rafiq, Ilham, dan seorang…
Kabupaten Tangerang — Media Suarainvestigasi.com - Proyek penataan halaman SMP Negeri 3 Panongan, Kabupaten…
Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Muncul dipermukaan ketidak sinkron tugas antara KSOP dan Pelindo Pelabuhan…