Penggiat Sosial Minta Dishub Kota Update Data Pemudik

Kota Tangerang, Suarainvestigasi.com – Menyikapi masih terdapat nya sejumlah pemudik asal Kota Tangerang yang berhasil Lolos mudik, Penggiat Sosial Ade Yunus meminta Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang untuk dapat membeberkan secara terbuka data jumlah pemudik yang lolos berdasarkan hasil pemantauan dilapangan.

“Mohon berkenan Kepala Dishub Kota Tangerang dapat memberikan penjelasan secara terbuka Berapa Jumlah Pemudik yang Lolos ?, ” Tulis Ade di postingan Instagramnya.

Selain jumlah pemudik yang lolos, Ade juga meminta Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang untuk dapat terbuka secara update jumlah pemudik yang kembali ke Kota Tangerang.

“Mohon di-update juga Berapa jumlah Pemudik yang kembali ke Kota Tangerang?, ” Tulisnya.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Ade menjelaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui data hasil pemantauan lapangan sehingga dapat diketahui kemudian berapa jumlah hasil sampling Testing yang dilakukan.

“Kalau datanya secara update disampaikan sehingga dapat diketahui Berapa sampling hasil testing nya? Bila ditemukan sampling pemudik positif maka dilakukan Tracking, lalu kemudian dilakukan Treatment, kalau datanya saja kita ga punya, yah bagaimana mau melakukan tracking, Dishub kan lapis terdepan dilapangan, lapis berikutnya baru RT dan RW,” pungkasnya.

Diberitakan Kumparan. com Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan sebanyak 1,5 juta orang lolos mudik Lebaran. Padahal, pemerintah sudah memberlakukan larangan hingga membuat penyekatan ketat.

Kemenhub sendiri telah melakukan pengetatan sebelum waktu mudik, atau sejak 20 April – 5 Mei 2021. Sementara aturan larangan mudik lebaran resmi dilakukan pada 6-17 Mei menjelang lebaran.

“Setelah itu kami melakukan suatu aksi-aksi yang dilakukan oleh K/L termasuk Polri maka turun lagi, menurut catatan kami kurang lebih 1,5 juta lebih sedikit (yang mudik),” katanya saat webinar Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus COVID-19 Pasca Libur Lebaran, Sabtu (15/05/2021) lalu.

(Tim KJK)

suarainv

Recent Posts

Aktivitas Hauling Batu Bara: Rusak Infrastruktur, Warga Desa Sikui Desak Pemerintah Tertibkan

  Barito Utara - Media Suarainvestigasi.com -Aktivitas angkutan (hauling) batu bara yang melintasi jalan umum…

2 hari ago

Waduh!!! Diduga Kajari Gunungsitoli Buat Konflik Antar Sesama Wartawan, FARPKeN Minta Kejagung RI Copot Dr. Firman Halawa, SH., MH.

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Terbenturnya beberapa para wartawan untuk mendapat Keterbukaan Informasi Publik (KIP)…

2 hari ago

Truk Modifikasi Bolak-Balik Serang–Tangerang Isi Solar Subsidi, Diduga Dijual ke Pengusaha Alat Berat

  TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar…

2 hari ago

FARPKeN Kritik Tajam, Kinerja Kejari Gunungsitoli Dinilai Tidak Transparan & Tebang Pilih Dalam Penanganan Kasus

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKeN) melontarkan kritik tajam…

5 hari ago

Curanmor Merajalela, Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara Sikat Pelaku!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara memaparkan capaian pengungkapan kasus…

5 hari ago

Diduga Akibat Limbah Tambang Batu Bara : Sungai PDAM Desa Bumi Etam Keruh, Warga Kaubun Kutai Timur Keluhkan!

  Kutai Timur - Media Suarainvestigasi.com -Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur,…

6 hari ago