• Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
Suara Investigasi
Advertisement
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video
No Result
View All Result
Suara Investigasi
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Ramau Soal Atlet, Puslatcab Taekwondo Koni Kota Tangerang : Tidak Terdaftar di Kami

suarainv by suarainv
Oktober 9, 2026
in Pendidikan, Tangerang Raya, TNI-Polri
0 0
0

 

TANGERANG – Media Suarainvestigasi.com – Pusat Pelatihan Cabang (Puslatcab) Taekwondo Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang memberikan klarifikasi terkait status seorang atlet yang disebut berasal dari klub Wira Buana Club. Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi mengenai keanggotaan atlet dan klub di wilayah Kota Tangerang.

Sebelumnya, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, menerima kunjungan atlet taekwondo asal Kota Tangerang di ruang kerjanya, pada Selasa (6/10/2026). Atlet tersebut dikabarkan meraih medali emas pada ajang Pugnator Grandslam Youth Championship 2026.

Menanggapi hal itu, DPRD Kota Tangerang mendorong peningkatan fasilitas dan dukungan terhadap atlet taekwondo agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.

Menanggapi informasi tersebut, perwakilan Puslatcab Taekwondo Kota Tangerang, Sofyan, menegaskan bahwa klub dan atlet yang dimaksud tidak terdaftar secara resmi di Kota Tangerang.

“Kalau tidak salah dari Wira Buana Club klubnya tidak terdaftar di kami, di Kota Tangerang. Dan anaknya sendiri juga tidak terdaftar di Kota Tangerang, bukan sebagai atlet. Mengenai kejuaraan, kemungkinan dia merujuk ke sana karena sekolahnya di Kota Tangerang, itu saja,” ujar Sofyan saat ditemui di Kantor KONI Kota Tangerang, Jumat (9/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam kejuaraan bersifat terbuka dan dapat diikuti oleh siapa pun, meskipun klub atau atlet tidak terdaftar di daerah tertentu.

Menurut Sofyan, kategori kejuaraan taekwondo terbagi menjadi tiga tingkatan. Pertama, kejuaraan prestasi yang terdiri atas G1, G2, Grand Slam, dan Grand Prix. Kejuaraan G1 merupakan kejuaraan prestasi murni yang umumnya diikuti atlet pelatnas untuk kualifikasi Olimpiade.

“Kedua, G2 itu bisa berupa turnamen terbuka dan siapa pun bisa ikut. Kategorinya ada prestasi dan semiprestasi. Kalau prestasi, pesertanya pasti banyak, minimal lima negara dan perwakilannya biasanya pelatnas masing-masing. Kalau semiprestasi, pesertanya hanya empat. Meskipun kalah telak, tetap bisa mendapat perunggu,” jelasnya.

Kategori ketiga adalah kategori pemula atau festival. Pada kategori ini, jumlah peserta hanya dua orang, sehingga atlet yang kalah pun tetap memperoleh medali perak.

Sofyan juga menjelaskan perbedaan status antara atlet kota dan atlet klub atau dojang. Atlet klub merupakan atlet yang berlatih di klub dengan frekuensi latihan maksimal empat kali dalam seminggu karena keterbatasan waktu pelatih yang menangani beberapa dojang serta faktor biaya.

Sementara itu, atlet binaan daerah seperti atlet Program Pembinaan Atlet Pelajar Daerah (PPLPD) berlatih penuh selama sepekan, kecuali Sabtu, serta memperoleh dukungan bulanan dari pemerintah. Atlet PPLPD maupun atlet Kota Tangerang biasanya bertanding dengan membawa nama daerah, sedangkan atlet klub membawa nama klub masing-masing.

“Kalau atlet kota, tidak. Tapi kalau dikategorikan atlet, boleh, diajukan sebagai atlet, tapi atlet klub. Atlet dojang,” katanya.

Saat ini, jumlah atlet taekwondo binaan di Kota Tangerang tercatat sekitar 50 orang, yang terdiri atas 26 atlet junior dan 24 atlet senior. Untuk pembinaan, atlet junior diakomodasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui program PPLPD, sedangkan atlet senior diakomodasi oleh KONI dengan sumber anggaran tetap dari Dispora dan bantuan bulanan.

Sofyan mengungkapkan bahwa menjadi atlet membutuhkan komitmen waktu dan finansial yang cukup besar.

“Atlet itu gampang-gampang susah. Yang penting dia mau latihan. Latihan itu banyak yang dikorbankan, terutama waktu dan biaya. Seperti saya sendiri untuk anak-anak, wajib tanding minimal lima kali dalam setahun. Itu saja biayanya sudah luar biasa, belum suplemen mereka,” tuturnya.

Ia juga menyoroti kendala fasilitas yang dihadapi selama tiga tahun terakhir. Perlengkapan latihan masih menggunakan dana internal klub, bukan dari dana pembinaan. Fasilitas yang paling dibutuhkan adalah tempat latihan yang memadai.

Untuk menyelenggarakan kejuaraan tingkat nasional, dibutuhkan minimal enam matras lapangan dengan ukuran 12×12 meter per matras, yang membutuhkan lahan ratusan meter persegi. Selain itu, ketersediaan penginapan murah bagi kontingen dari luar daerah juga menjadi kendala.

“Tidak cukup. Kalaupun kita paksakan di Green Lake, paling hanya empat lapangan dan itu sudah sangat sempit. Kesulitannya jika menambah hari, berarti menambah biaya untuk panitia, konsumsi, wasit, dan penginapan wasit. Jadi anggarannya membengkak. Kami tidak ingin membuat kegiatan yang akhirnya merugi,” jelasnya.

Sofyan berharap adanya perhatian lebih terhadap fasilitas dan dukungan kejuaraan untuk menjaga jam terbang serta performa atlet.

“Saya pernah memperjuangkan anak saya tiga kali meraih emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Porprov itu empat tahun sekali, berarti 12 tahun dia menjadi atlet. Meskipun di PON hanya mendapat perunggu, banyak atlet kita yang berprestasi, seperti Arya yang sudah meraih emas di SEA Games dan kini menjadi PNS di Serang. Harapan kami ke depan tidak muluk-muluk, fasilitasi saja ketika mereka mengikuti turnamen, uji coba, atau try out untuk menjaga jam terbang dan menjaga performa,” pungkasnya.

Saat ini, Puslatcab Taekwondo Koni Kota Tangerang juga sedang mencari informasi terkait anak tersebut mengikuti kategori Pemula atau Prestasi dalam kejuaraan tersebut.

Hingga berita ini dilayangkan pihak redaksi terus berupaya untuk mencari informasi yang sebenar benarnya, dan juga membuka sebesar-besarnya untuk para pihak terkait memberikan hak jawabnya.

Sumber : Sansss

Previous Post

Brigjen Pol Ade Safri Fokus Pulihkan Kerugian 14.411 Korban Dana Syariah

Next Post

Miris..!!Dinas PUPR provinsi Banten Diduga buat papan proyek penyesatan informasi publik

suarainv

suarainv

Next Post

Miris..!!Dinas PUPR provinsi Banten Diduga buat papan proyek penyesatan informasi publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Maret 2019

Browse by Category

  • Budaya
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Legalitas Perusahaan
  • Lintas Peristiwa
  • Militer
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Tangerang Raya
  • Teknologi
  • TNI-Polri
  • Uncategorized
  • Vidio
  • Wisata

Search

No Result
View All Result

Recent News

Manasik Haji Anak TK di Asrama Haji Picu Kemacetan, Warga Keluhkan Akses Jalan Tertutup

Oktober 18, 2026

Dugaan Pengeroyokan “SADARMAN LASE” Dipekan Sisarahili Bawolato, Terlibat Oknum Guru Jemaat BNKP Luahazuani!

Oktober 18, 2026
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Tangerang Raya
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI-Polri
  • Lintas Peristiwa
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Hukum
  • Alamat Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In