Categories: Tangerang Raya

Perumdam TKR Dikeluhkan, Pelanggan Diduga Kembali Alami Kelonjakan Harga

Tangerang,- Media Suarainvestigasi.com – Diduga kembali alami kelonjakan pada tagihan air, Perumdam tirta kerta raharja (TKR) dikeluhkan pelanggan lantaran lamban menanggapi keluhan.

Hal tersebut seperti yang diucapkan oleh salah satu pelanggan di Cluster Rajeg City, Rajeg Mulya, Kabupaten Tangerang, kepada Himpunan Wartawan Tangerang (Hiwata) pada Selasa (6/1/2025) malam hari, saat dijumpai di salah satu rumah makan di Kota Tangerang, “Dari tanggal 2 sampai sekarang belum ada respon, ketika saya melakukan komplain kepada TKR melalui aplikasi layanan aduan (Milik Perumda TKR-red),” ujarnya.

Saat itu, dirinya pun sembari memperlihatkan bukti komplain melalui aplikasi resmi layanan aduan milik Perumdam Tirta Keta Raharja (TKR), dimana dalam hal tersebut tertulis, “Kenapa tagihan saya melonjak lg padahal itu rumah kosong, airpun belum saya buatkan jalur,”.

Padahal hal serupa juga sempat terjadi pada tagihan air bersih miliknya tersebut, dan pernah di beritakan oleh sejumlah media massa.

” Ini bukan pertama kalinya, bahkan kelonjakan pada sebelumnya lebih besar,” katanya.

“Kejadian ini juga pernah terjadi sebelumnya dirasakan teman saya. coba bayangkan ini baru saya dan teman saya, gimana kalau hampir seluruh pelanggan mengalami hal serupa. bukan soal nominal besar kecilnya, tetapi berapa bannyak korban seperti ini,” tambahnya.

Atas hal yang dialaminya dan selalu tidak mendapatkan jawaban yang pasti atas hal tersebut, dirinya pun sempat melontarkan ucapan kekesalannya terhadap Perumdam TKR.

“Mudah2n berkah, dunia akhirat. ok lah yg sekali saya anggap beramal tapi klo ada kenaikan trs tanpa air saya pakai bukan beramal lgi namanya mencekik,” tutupnya.

Dimana, diberitakan pada 18 September 2025, Humas Perumdam TKR sempat mengungkapkan, bahwa terkait kenaikan sejumlah tarif sudah disosialisasikan pada Januari 2025.

“Kita sudah sosialisasi terkait penyesuain tarif sejak awal tahun 2025, lewat sosial media, rekan2 wartawan, FKP, stakeholder, RT, RW, lurah, camat, flyer/brosur lewat cater, dan broadcast ke nomor pelangganBegitu kira2,” terang Rahmat Paska Risalah, melalui Aplikasi pesan singkat What’s App, kepada Tim Likaliku Network.

Hingga berita ini dilayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, terkait terjadinya hal tersebut.

Sumber : Hiwata

suarainv

Recent Posts

Aktivitas Hauling Batu Bara: Rusak Infrastruktur, Warga Desa Sikui Desak Pemerintah Tertibkan

  Barito Utara - Media Suarainvestigasi.com -Aktivitas angkutan (hauling) batu bara yang melintasi jalan umum…

24 jam ago

Waduh!!! Diduga Kajari Gunungsitoli Buat Konflik Antar Sesama Wartawan, FARPKeN Minta Kejagung RI Copot Dr. Firman Halawa, SH., MH.

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Terbenturnya beberapa para wartawan untuk mendapat Keterbukaan Informasi Publik (KIP)…

1 hari ago

Truk Modifikasi Bolak-Balik Serang–Tangerang Isi Solar Subsidi, Diduga Dijual ke Pengusaha Alat Berat

  TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com - Dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar…

1 hari ago

FARPKeN Kritik Tajam, Kinerja Kejari Gunungsitoli Dinilai Tidak Transparan & Tebang Pilih Dalam Penanganan Kasus

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKeN) melontarkan kritik tajam…

4 hari ago

Curanmor Merajalela, Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara Sikat Pelaku!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara memaparkan capaian pengungkapan kasus…

4 hari ago

Diduga Akibat Limbah Tambang Batu Bara : Sungai PDAM Desa Bumi Etam Keruh, Warga Kaubun Kutai Timur Keluhkan!

  Kutai Timur - Media Suarainvestigasi.com -Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur,…

5 hari ago