Polres Bogor Menggerebek Gudang Yang Di Jadikan Praktek Nakal Suntikan Gas Elpiji Di Rumpin Bogor

 

 

Bogor – Suara Investigasi – Satuan Reserse Polres Bogor berhasil Menggerebek Gudang Yang Digunakan Untuk Praktek Nakal tindak pidana Suntikan Elpiji Ilegal dengan cara penyuntikan gas bersubsidi ukuran 3 kilogram (Kg) ke tabung non subsidi ukuran 12 Kg dan 50 Kg. Dalam penggerebekan di Kampung Pasirjeruk, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, polisi mengamankan satu tersangka sebagai pemilik usaha berinisial KM (52).

 

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar M Joni dalam keterangannya menuturkan, polisi juga mengamankan ratusan tabung sebagai barang bukti. 

 

Sebanyak 434 buah tabung gas elpiji 3 Kg isi, 10 buah tabung gas elpiji 3 Kg kosong, 2 buah tabung gas elpiji 12 Kg kosong, 20 buah tabung gas 50 Kg isi, dan 24 24 buah selang suntikan.

 

Menurutnya, modus yang digunakan oleh tersangka masih tergolong modus lama, yakni memindahkan gas 3 kilogram (bersubsidi) ke tabung gas 12 kilogram (non subsidi). Satu tabung gas 12 kilogram diisi dengan 4 tabung gas 3 kilogram.

 

“Dari tabung ukuran 3 Kg bersubsidi yang dibeli dari warung-warung sekitar wilayah Kecamatan Rumpin disuntik. 

 

Selanjutnya, pelaku menjual gas non subsidi ke rumah-rumah makan di wilayah Tenggarang dan Jakarta dengan harga normal,” Terang Joni di Mapolres Bogor, Selasa (15/10/2019).

 

 

Ia menjelaskan pelaku KM akan dikenakan Undang – Undang perlindungan konsumen dan atau migas dan atau metrologi legal sebagaimana dimaksud dalam pasal 62 (1) jo pasal 8 (1) b & c Undang – Undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan atau pasal 53 b,c, dan Undang – Undang no 22 tahun 2001 tentang Migas dan atau pasal 32 (2) jo pasal 30 Undang – Undang nomor 2 tahun 1981 tentang metrologi legal.

 

“Dengan dijerat Undang – Undang perlindungan konsumen dan atau migas dan atau metrologi legal KM terancam hukuman penjara lima tahun dan denda maksimal Rp 60 miliar,” jelasnya.

 

Kasat Reskrim Ajun Komisaris Benny Cahyadi menuturkan untuk menghindari ledakan karena suhu yang panas, pelaku melakukannya di dalam bak yang berisi es.

 

“Pelaku penyulingan gas ini memang profesional dan pemain lama yang kerap berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penangkapan, selain pelaku KM saat ini kami masih mengejar tiga orang pelaku lainnya yang mempunyai peran yang sama,” tandas Benny.

 

Editor : Euis. H

Wartawan : Bk

suarainv

Recent Posts

Warga Perumahan Cipondoh Lake View Kembali Keluhkan Listrik Sering Padam, Kampung Sebelah Tetap Menyala

  TANGERANG - Media Suarainvestigasi.com – Warga Perumahan Cipondoh Lake View (CLV) mengeluhkan pemadaman listrik…

2 jam ago

Polres Nias Buru Tersangka Penganiayaan “YULIAMAN BATE’E” Masuk Daftar Pencarian Orang!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com - Polres Nias mengumumkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap seorang…

3 jam ago

Kejari Kota Tangerang Tetapkan Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo sebagai Tersangka Korupsi

  *TANGERANG* – Media Fokuslensa.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menetapkan mantan Direktur Utama…

13 jam ago

Soal Kemacetan Manasik Haji di El Hajj Cipondoh, Panitia Sebut Kurangnya Komunikasi

  TANGERANG– Media Suarainvestigasi.com -  Panitia kegiatan peragaan manasik haji Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)…

13 jam ago

Mangkir dari Musdesus, PT.BNIP Diduga Serobot Tanah Kas Desa Curugbadak Lebak Tanpa Dokumen Sah

  LEBAK - Media Suarainvestigasi.Com  - Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh manajemen PT Bukit Nusa…

1 hari ago

JADI SOROTAN KEPALA SDN 2 JAGARAKSA AKUI JABAT SEKRETARIS BPD, DINAS TERKAIT DIMINTA TELAAH ATURAN

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Kepala SDN 2 Jagaraksa,…

2 hari ago