Categories: Tangerang Raya

Pengembang Minta Copot Papan Proyek Lapangan Futsal Bukit Tiara, JPK : Jangan-Jangan Belum Serah Terima

Tangerang – Media Suarainvestigasi.com – Proyek Lapangan Futsal Perum Bukit Tiara Blok S RT/042 RW/,06 Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan oleh CV Putra Cahaya Perkasa diduga tidak sesuai spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Minggu, 27/07/2025.

Proyek yang ditafsir menelan anggaran hingga Ratusan Juta Rupiah ini kuat dugaan untuk ajang mencari untung diluar batas kewajaran. Bagaimana tidak, proses pengecoran beton sebagian dilakukan secara adukan manual.

Kendati sebelumnya menggunakan mesin mixer, namun itu diduga hanya untuk sekedar formalitas dokumentasi saja. Tak hanya itu Lapisan Pondasi Bawah (LPB) base course yang digelar terlihat bercampur dengan batu belah dan ketebalannya sangat tipis, diperkirakan kurang dari 5 CM.

Saat dijumpai, salah seorang pekerja menyebut bahwa pelaksana dari proyek yang dikerjakannya itu ialah seseorang yang bernama Ali, silahkan saja konfirmasi ke dia.

“Ntar saya izin dulu, ini nomor HP pak Ali,” beber pekerja sembari memberitahu kontak person pelaksana.

Sementara, Ali pelaksana dari proyek tersebut saat dikonfirmasi dia menyatakan bahwa sebelum adanya pengecoran manual dengan tenaga manusia itu tadinya sudah menggunakan mesin molen manual terlebih dahulu.

Sedangkan mengenai papan informasi kata Ali, itu sebelumnya sudah dipasang di lokasi proyek, namun dari pihak pengembang dan ketua RW minta untuk dilepas.

“Kemarin masih pakai molen manual, sudah kita pasang, permintaan pak RW dan pihak pengembang minta dilepas lagi,” tulis Ali melalui pesan WhatsApp.

Menyikapi hal ini, Muslik., Spd Ketua Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) DPW Provinsi Banten akan menelusuri pernyataan pelaksana tersebut. Karena mengapa pengembang memintanya untuk segera melepas papan informasi proyek.

“Apakah perumahan ini belum diserah terima ke pemerintah, sehingga ada kekhawatiran dari pihak pengembang karena mendapat proyek dari anggaran APBD, perlu diungkap ini, harus kita cek and ricek, jika ada indikasi demikian nanti kita laporkan, karena sudah buang-buang anggaran dan hanya untuk kepentingan politik semata,” pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, Pengawas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) DTRB Kabupaten Tangerang belum dikonfirmasi.

(Cy)

suarainv

Recent Posts

Bos Judol Rp3 Miliar Dibekuk Dittipideksus Mabes Polri, Aset Disikat!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap praktik…

1 jam ago

BK-LSM Pertanyakan Pengelolaan Dana CSR Di Kabupaten Lebak

  Lebak - Media Suarainvestigasi.com - Badan Kerjasama Lumbung Sosialisasi Masyarakat (BK-LSM) Kabupaten Lebak, mempertanyakan…

5 jam ago

Beredar Informasi Penangkapan Penyeludupan Beras Raskin Bansos: Seret Nama Oknum Lurah Teluk Dalam, FARPKeN Sayangkan Polres Nisel Tidak Transparan

  Kabupaten Nias - Media Suarainvestigasi.com -Baru-baru ini beredar informasi penangkapan penyeludupan Beras Rastra/Bansos program…

12 jam ago

Trimen Harefa Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RSU Pratama Nias, Pertanyaan Dasar Kerugian Negara!

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Trimen Harefa, SH.,MH Kuasa Hukum tersangka JPZ dugaan korupsi pembangunan…

1 hari ago

Curhat Terakhir Bung Harun Sebelum Ditahan Polres Subang Bikin Heboh

  SUBANG — Media Suarainvestigasi.com - Sebuah video berisi curahan hati seorang wartawan mendadak viral…

3 hari ago

Kadis Pertanian Kabupaten Nias Tanggapi Soal Kelangkaan Pupuk, Terus Koordinasi Ke PT Pupuk Indonesia Percepatan Penyaluran

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluh kesah kerap menjadi kendala utama…

3 hari ago