Categories: DaerahTangerang Raya

Proyek Pemeliharaan UPT 4 Diduga Asal-Asalan, Kualitas Hotmix Dipertanyakan

 

Kabupaten TANGERANG  -Media Suarainvestigasi.com – Proyek perawatan jalan menggunakan hotmix di Jalan Raya Serang–Pasar Sentiong, Balaraja, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan publik. Pekerjaan yang diduga bersumber dari anggaran negara tersebut memunculkan pertanyaan terkait kualitas pelaksanaannya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, hamparan hotmix terlihat relatif tipis dengan permukaan yang tampak kasar. Perekat aspal (tack coat) juga diduga tidak diaplikasikan secara merata, sehingga tekstur jalan dinilai kurang padat dan berpotensi memengaruhi daya tahan konstruksi dalam jangka panjang.

Selain itu, pada sejumlah titik tambalan jalan berlubang, material yang digunakan disebut berupa skrap, bukan agregat baru sebagaimana lazimnya dalam pekerjaan perawatan jalan. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap mutu hasil pekerjaan, terlebih proyek ini menggunakan dana publik yang seharusnya dikelola secara transparan dan akuntabel.

Seorang pengawas pekerjaan yang ditemui di lokasi menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan pekerjaan dengan skema anggaran darurat.

“Ini pekerjaan UPT 4 yang kantornya menyatu dengan gedung PU lantai 2 Tigaraksa, Pak,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Namun saat ditanya mengenai rincian teknis seperti volume maupun tonase material hotmix yang digelar, ia tidak bisa menjelaskan secara rinci.

Sebagai informasi, pekerjaan perawatan jalan yang dibiayai anggaran pemerintah wajib memenuhi spesifikasi teknis, mulai dari ketebalan hamparan, kualitas material, hingga metode pelaksanaan sesuai standar konstruksi jalan. Transparansi informasi menjadi elemen penting untuk memastikan penggunaan anggaran negara dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak UPT 4 maupun instansi teknis terkait mengenai detail spesifikasi pekerjaan, nilai anggaran, serta volume material yang digunakan dalam proyek tersebut.

Masyarakat berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan guna memastikan pekerjaan perawatan Jalan Raya Serang–Balaraja benar-benar dilaksanakan sesuai standar teknis serta memberikan manfaat maksimal bagi pengguna jalan.

(Ms /Rd)

suarainv

Recent Posts

Diduga Akibat Limbah Tambang Batu Bara : Sungai PDAM Desa Bumi Etam Keruh, Warga Kaubun Kutai Timur Keluhkan!

  Kutai Timur - Media Suarainvestigasi.com -Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur,…

18 jam ago

Cabdisdik Wilayah XIII Angkat Bicara : Pembelian Aset SMK Negeri 1 Idanogawo Secara Dokumen Sudah Dibeli, Tetapi Tidak Sinkron Dilapangan

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Gunungsitoli secara terbuka mengakui adanya…

22 jam ago

Guru ASN SMK Negeri 1 Idanogawo Ngaku Jurnalistik, Coba Intimidasi Wartawan Saat Konfirmasi Terkait Laporan Polisi di Polres Nias

  Nias - Media Suarainvestigasi.com -Dunia Pers Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara kembali terusik atas…

2 hari ago

Jajaran Polres Nias Gelar Sertijab Kabag SDM, Kasat Intelkam, Kasat Binmas & Dua Kapolsek

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Jajaran Polres Nias Polda Sumatera Utara melaksanakan Upacara Serah Terima…

2 hari ago

Aktivitas Penimbunan Lahan Kantor Rektorat Unias, Jalan Berlumpur Licin Membahayakan Pengguna Jalan

  Gunungsitoli - Media Suarainvestigasi.com -Aktivitas penimbunan lahan kosong Kantor Rektorat Universitas Nias di Jalan…

5 hari ago

Rakernas PBMI 2026 Rudy Golden Boy: Atlet Jangan Lagi Jadi Korban!

  JAKARTA — Media Suarainvestigasi.com - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai Indonesia 2026 kembali memunculkan…

6 hari ago